Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 April 2025 | 18.18 WIB

Dogecoin Akumulasi, Siap Naik 50% Jika Lolos dari Rp 2.919 Karena Pola Wyckoff Terbentuk

Ilustrasi Dogecoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Dogecoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Di tengah gejolak pasar kripto, Dogecoin (DOGE) menunjukkan sinyal teknikal yang menjanjikan. Berdasarkan pola klasik Wyckoff Accumulation yang muncul di grafik harga, analis memprediksi DOGE siap memasuki fase kenaikan tajam.

Jika berhasil menembus level kunci, harga Dogecoin bisa melonjak hingga 50 persen. Mengutip analisis dari Bitcoinist, Kamis (10/4), pola akumulasi ini diungkap oleh analis kripto Trader Tardigrade melalui platform X.

Ia menyebut Dogecoin saat ini sedang menyelesaikan pola Wyckoff Accumulation, yang terbagi dalam lima fase dari A hingga E.

Fase awal (A) dimulai saat DOGE mengalami Selling Climax (SC), lalu pulih lewat Automatic Rally (AR), dan diikuti Secondary Test (ST) yang membentuk zona support utama.

Lalu, Fase B memperlihatkan Dogecoin bergerak dalam kisaran harga yang luas namun tetap menjaga struktur teknikal. Meskipun fase ini cenderung lebih bullish dari pola Wyckoff standar, formasinya masih valid.

Memasuki Fase C, DOGE sempat turun tajam dalam gerakan yang disebut “Spring”—sebuah penurunan palsu yang bertujuan mengguncang investor lemah. Setelah itu, terjadi Test untuk mengonfirmasi kesiapan pasar menuju arah baru.

Saat ini, menurut Tardigrade, Dogecoin telah berada di Fase D, ditandai dengan harga yang membentuk higher low dan mulai menguji level resistance penting di USD 0,178 atau sekitar Rp 2.919 (dengan kurs Rp 16.400 per USD).

“Jika Dogecoin berhasil menembus area tersebut, maka ia akan masuk ke Fase E—fase Sign of Strength (SOS) yang biasanya disertai kenaikan harga signifikan,” jelas Tardigrade.

Saat artikel ini ditulis, harga Dogecoin berada di kisaran USD 0,146 atau Rp 2.394. Jika pola Wyckoff ini benar-benar terwujud, DOGE berpotensi naik hingga 50 persen menuju target USD 0,21 atau sekitar Rp 3.444.

Meskipun pola ini tidak sepenuhnya identik dengan versi textbook, khususnya pada fase B yang lebih bullish dari biasanya, Tardigrade menegaskan bahwa struktur utama pola tetap valid. Rally DOGE ke USD 0,21 juga bisa menjadi pertanda transisi dari fase akumulasi ke distribusi dalam siklus pasar Wyckoff.

Dengan sinyal teknikal yang kuat dan posisi harga yang krusial, investor Dogecoin kini hanya perlu menunggu apakah DOGE mampu melewati garis psikologis Rp 2.900 untuk membuka jalan menuju reli berikutnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore