Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Maret 2025 | 17.25 WIB

Pasokan USDT Tembus 143 Miliar, Tether Siap Diaudit Akuntan Top Dunia

Ilustrasi stablecoin Tether (USDT). (Flipster) - Image

Ilustrasi stablecoin Tether (USDT). (Flipster)

JawaPos.com – Tether, penerbit stablecoin terbesar di dunia, mengumumkan tengah menjajaki kerja sama dengan firma akuntansi Big Four untuk melakukan audit penuh atas cadangan dana yang mendukung USDT.

Langkah ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar Kongres mempercepat pengesahan regulasi stablecoin.

Dalam wawancara dengan Reuters, CEO Tether Paolo Ardoino menyebutkan bahwa kondisi politik saat ini membuat proses audit menjadi lebih memungkinkan.

“Ini menjadi prioritas utama kami,” ujar Ardoino. “Sekarang kami berada dalam lanskap yang benar-benar memungkinkan.”

Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa hari setelah kehadiran Presiden Trump di acara Digital Asset Summit, di mana ia secara eksplisit menyerukan agar Kongres segera mengesahkan kerangka hukum untuk stablecoin.

“Jika Presiden Amerika Serikat menyatakan bahwa ini adalah prioritas utama negara, maka firma audit Big Four harus mendengarkan,” tambah Ardoino, merujuk pada empat raksasa akuntansi global: Deloitte, PwC, EY, dan KPMG.

Hingga saat ini, pasokan USDT yang beredar telah mencapai 143,46 miliar token. Namun, Tether selama ini mendapat sorotan tajam karena belum pernah diaudit oleh firma Big Four secara penuh—menimbulkan pertanyaan dari regulator dan investor terkait transparansi cadangan asetnya.

Langkah Tether untuk melibatkan auditor besar dinilai sebagai upaya strategis untuk meningkatkan legitimasi dan kepercayaan publik.

Apalagi di tengah dorongan politik dari pemerintahan Trump yang tampaknya membuka pintu lebar bagi perkembangan stablecoin di bawah pengawasan resmi.

Ardoino juga menyampaikan bahwa kejelasan regulasi bisa menjadi “katalis penting” bagi peran stablecoin dalam sistem keuangan global.

Jika Tether sukses diaudit oleh salah satu dari Big Four, ini bisa menjadi titik balik penting dalam perjalanan stablecoin menuju penerimaan institusional dan adopsi massal.

Dengan dukungan politik dari level tertinggi dan kesediaan Tether untuk diaudit secara ketat, masa depan stablecoin seperti USDT bisa jadi akan segera berubah.

Dari yang awalnya hanya dipandang sebagai pelengkap aset kripto, kini berpotensi menjadi bagian utama dalam ekosistem keuangan digital global.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore