
Ilustrasi stablecoin Tether (USDT). (Flipster)
JawaPos.com – Tether, penerbit stablecoin terbesar di dunia, mengumumkan tengah menjajaki kerja sama dengan firma akuntansi Big Four untuk melakukan audit penuh atas cadangan dana yang mendukung USDT.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar Kongres mempercepat pengesahan regulasi stablecoin.
Dalam wawancara dengan Reuters, CEO Tether Paolo Ardoino menyebutkan bahwa kondisi politik saat ini membuat proses audit menjadi lebih memungkinkan.
“Ini menjadi prioritas utama kami,” ujar Ardoino. “Sekarang kami berada dalam lanskap yang benar-benar memungkinkan.”
Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa hari setelah kehadiran Presiden Trump di acara Digital Asset Summit, di mana ia secara eksplisit menyerukan agar Kongres segera mengesahkan kerangka hukum untuk stablecoin.
“Jika Presiden Amerika Serikat menyatakan bahwa ini adalah prioritas utama negara, maka firma audit Big Four harus mendengarkan,” tambah Ardoino, merujuk pada empat raksasa akuntansi global: Deloitte, PwC, EY, dan KPMG.
Hingga saat ini, pasokan USDT yang beredar telah mencapai 143,46 miliar token. Namun, Tether selama ini mendapat sorotan tajam karena belum pernah diaudit oleh firma Big Four secara penuh—menimbulkan pertanyaan dari regulator dan investor terkait transparansi cadangan asetnya.
Langkah Tether untuk melibatkan auditor besar dinilai sebagai upaya strategis untuk meningkatkan legitimasi dan kepercayaan publik.
Apalagi di tengah dorongan politik dari pemerintahan Trump yang tampaknya membuka pintu lebar bagi perkembangan stablecoin di bawah pengawasan resmi.
Ardoino juga menyampaikan bahwa kejelasan regulasi bisa menjadi “katalis penting” bagi peran stablecoin dalam sistem keuangan global.
Jika Tether sukses diaudit oleh salah satu dari Big Four, ini bisa menjadi titik balik penting dalam perjalanan stablecoin menuju penerimaan institusional dan adopsi massal.
Dengan dukungan politik dari level tertinggi dan kesediaan Tether untuk diaudit secara ketat, masa depan stablecoin seperti USDT bisa jadi akan segera berubah.
Dari yang awalnya hanya dipandang sebagai pelengkap aset kripto, kini berpotensi menjadi bagian utama dalam ekosistem keuangan digital global.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
