
Ilustrasi doge coin. (Binance)
JawaPos.com – Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah menutup pekan ini dengan pola candlestick Doji, sebuah pola yang sering dikaitkan dengan pembalikan tren.
Pola ini terakhir kali muncul pada Oktober 2024 dan diikuti oleh lonjakan harga sebesar 340 persen dalam delapan minggu berikutnya.
Menurut laporan Bitcoinist, analis kripto Trader Tardigrade di platform X menyoroti bahwa pola Doji pada grafik mingguan Dogecoin sebelumnya menandai akhir tren penurunan dan awal fase bullish yang signifikan.
Jika skenario ini terulang, harga DOGE berpotensi naik ke USD 0,75 atau sekitar Rp 12.150 (kurs Rp 16.200 per USD).
Dogecoin ditutup pada USD 0,16818 (sekitar Rp 2.725) setelah sempat turun ke USD 0,142 (sekitar Rp 2.300), level terendah dalam empat bulan terakhir.
Candlestick Doji yang terbentuk memiliki ekor bawah yang lebih panjang dibanding ekor atas, menunjukkan bahwa meskipun harga sempat tertekan, aksi beli cukup kuat untuk menahan penurunan lebih lanjut.
Doji terjadi ketika harga pembukaan dan penutupan hampir sama, menandakan ketidakpastian pasar. Dalam konteks ini, pasar DOGE tampak sedang mencari arah di tengah tekanan jual yang masih dominan.
Sejarah mencatat bahwa ketika Dogecoin terakhir kali mencetak pola Doji pada awal Oktober 2024, harga naik dari USD 0,11 menjadi USD 0,486 (sekitar Rp 7.900).
Namun, ada perbedaan kondisi pasar saat ini. Pada Oktober 2024, pasar kripto dalam fase bullish, sementara saat ini tekanan jual masih tinggi.
Meskipun pola Doji ini menarik perhatian investor, analis memperingatkan bahwa pola ini tidak serta-merta menjamin kenaikan harga. Tanpa dorongan fundamental yang kuat atau pergerakan pasar yang lebih luas, kemungkinan tren bullish DOGE masih perlu dikonfirmasi.
Saat artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di level USD 0,1740 (sekitar Rp 2.815). Dengan sejarah yang menunjukkan kemungkinan reli besar, investor kini mengamati apakah DOGE bisa mengulang kesuksesan sebelumnya atau justru tetap terjebak dalam tren bearish.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
