
Mobil teman-teman komunitas ramaikan Kumpul Sahabat Daihatsu di Palembang. (Rian/JawaPos.com)
JawaPos.com - Minggu pagi di Jakabaring Sport City, Palembang, biasanya hanya ramai oleh lalu-lalang para pejalan dan pencinta olahraga. Tapi tidak dengan 6 Juli 2025 kemarin.
Suasana sejak pagi sudah terasa berbeda, meriah, penuh warna, dan yang paling terasa: banyak senyuman. JawaPos.com bahkan sempat harus mencari celah untuk bisa masuk ke area utama acara Daihatsu Kumpul Sahabat, yang untuk pertama kalinya digelar di Palembang.
Langit mendung sempat menggoda hujan untuk turun, tapi seolah tahu ada pesta rakyat sedang berlangsung, cuaca justru bersahabat. Warga datang berbondong-bondong, ada yang menggandeng anak kecil, ada pula yang datang dalam rombongan komunitas.
Suasananya benar-benar seperti reuni akbar yang diisi beragam hiburan. Di tengah keramaian, dentuman musik zumba mengalun dari panggung utama. Puluhan orang bergerak semangat mengikuti irama, dipandu instruktur yang atraktif.
Tak jauh dari sana, motor-motor komunitas roda dua mulai melakukan rolling thunder, konvoi kecil yang memamerkan kebersamaan mereka di bawah kibaran bendera klub.
Di sisi kanan area, deretan mobil Daihatsu berjajar rapi menanti warga yang ingin test drive. JawaPos.com sempat berbincang dengan Siti Anissa, seorang ibu muda yang baru saja menjajal Daihatsu Ayla.
“Ternyata nyaman dan gesit juga ya. Cocok buat dipakai harian,” katanya, masih berkeringat usai ikut zumba. Di tangannya ada brosur Ayla yang katanya akan ia simpan buat diskusi dengan suaminya malam nanti.
Wajah-wajah Setia di Balik Kemudi
Tapi yang paling menghangatkan hari itu adalah momen penghargaan bagi Wasisto Nugroho, pria 57 tahun yang setia pada mobil Daihatsu Xenia miliknya sejak 2014. Dengan bangga ia bercerita bagaimana si Xenia abu-abu telah menempuh 136.000 KM tanpa banyak drama.
“Awet banget mesinnya, irit pula. Mau dibawa kemana aja, rasanya tenang,” katanya sambil mengusap kap mobilnya, seolah sedang menepuk punggung sahabat lama.
Selain itu, tak sedikit pula komunitas yang menjadikan acara ini sebagai ajang temu kangen. Di salah satu tenda, saya bertemu Fadhil Syafaat, Ketua TERUCI Chapter Palembang.
Wajahnya semringah ketika menceritakan betapa acara ini menyatukan para anggota yang biasanya hanya saling sapa lewat grup WhatsApp.
"Kadang cuma bisa diskusi soal modifikasi via daring. Nah, di sini kita bisa lihat langsung mobilnya, saling puji, saling koreksi juga," ujarnya.
JawaPos.com juga sempat melihat beberapa unit modifikasi yang dipamerkan. Salah satunya milik Eriza, pemilik Terios AT 2019. Ia dengan bangga memamerkan velg 17 incinya, lampu custom, dan roof box yang katanya sangat berguna untuk liburan keluarga.
Sementara Soekarno, dari Daihatsu Taruna Club, tak kalah percaya diri dengan Taruna F500 miliknya. "Saya bikin knalpotnya bisa diatur suaranya. Mau yang garang bisa, yang kalem juga bisa. Jadi bisa nyesuaiin mood," ucapnya sambil tertawa lebar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
