
IDENTITAS: Adjie (tengah) bersama dua personel Down for Life lainnya berpose dengan batik Sambernyawa.
JIKA Inggris punya jersey West Ham United x Iron Maiden, Indonesia punya rilisan Persis Solo x Down For Life. Pada Juni lalu, band cadas itu merilis koleksi spesial. Di antaranya, kostum bola Persis dalam warna hitam-merah dengan art work khas Down for Life dan Sambernyawa, single yang mereka dedikasikan untuk perayaan 100 tahun Persis Solo.
Vokalis Down for Life Stephanus Adjie mengatakan bahwa ide tersebut lahir karena seluruh personel band memang penggemar bola. Lewat Instagram, Adjie mencetuskan tagar #JumatJersey. Itu menjadi momen untuk memakai jersey bola, khususnya dari klub Liga Indonesia. "Saya juga koleksi jersey Liga Indonesia dan jersey-jersey band. Saya pikir kayaknya seru kalau kami punya juga,” imbuhnya saat dihubungi Jawa Pos beberapa waktu lalu.
Kolaborasi pun dirintis. Persis Solo menyambut ide tersebut dengan hangat. ’’Down for Life dan Persis itu sama-sama mewarnai Solo di bidang masing-masing,” lanjut Adjie. Kolaborasi itu juga disambut dengan tangan terbuka oleh fans Down for Life maupun penggemar Persis Solo.
Pascatragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022, rivalitas penggila bola tanah air perlahan luruh. Jadilah, rilisan itu dinantikan banyak pihak. Fans Persis Solo yang juga mengidolakan Down for Life dan fans band yang adalah pendukung klub bola lain. ’’Tidak ada respons buruk atau komplain. Kalaupun ada, ya satu itu, tentang gambar babi,” ujarnya. Babi merupakan representasi Pasukan Babi Neraka, basis fans Down for Life.
KEBANGGAAN: Para personel Down for Life memakai jersey kolaborasi dengan Persis di Stadion Manahan.
Kendati demikian, kolaborasi jalan terus. ’’Seribu pieces laku dalam sehari,” kata Adjie. Poin plusnya, kolaborasi tersebut menarik media-media pop arus utama hingga akun hypebeast, yang umumnya amat jarang mengulas bola atau musik keras. "Bagi Persis, ini jelas cross market yang menarik. Kami juga merasakan engagement naik,” imbuhnya.
Pada akhir Oktober lalu, Down for Life dan Persis Solo kembali merilis merchandise kolaborasi mereka. Dalam rilisan kolaborasi kedua itu, mereka menggandeng Batik Keris. Rilisan tersebut bernama batik sambernyawa. Variannya berupa kemeja lengan pendek dan kain.
Batik menjadi identitas lain Down for Life. Tidak hanya karena mereka berasal dari kota yang tersohor batiknya, tapi juga karena Adjie dan personel lainnya sering mengenakan hem batik saat manggung.
Adjie menegaskan bahwa rilisan dua merchandise itu "ditakar” dan disiapkan dengan matang, baik dari segi kuantitas maupun promosinya. Solo pun disematkan dalam promosi artikel. "Misal, di promo jersey, kami foto di Stadion Manahan dan bawa gerobak wedangan. Ada pemain Persis juga,” terangnya.
Sementara, untuk artikel batik, promosi dikawal dengan "adegan” sinoman. Yakni, aktivitas yang lazim dilakukan kalangan muda-mudi Solo (dan sebagian besar wilayah di Pulau Jawa) saat ada hajatan mantu atau pesta pernikahan di lingkungan mereka. (fam/c6/hep)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
