Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Oktober 2023 | 01.11 WIB

Tidak Sekadar Bisnis, Nilai Batik Meningkat Bersama Komunitas

Batik dari Nona Rara Batik - Image

Batik dari Nona Rara Batik

JawaPos.com - Batik saat ini bukan lagi sekadar pakaian tradisional. Batik sudah menjadi industri. Begitu juga dengan pengrajinnya, mereka membatik bukan lagi dipandang sebagai pekerja seni yang hanya berusaha menjaga nilai-nilai tradisi. Ada peluang bisnis besar yang bisa lebih berkembang.

Pandangan itu disadari oleh Pipiet Noorastuti. Pendiri brand Nona Rara Batik itu mengoptimalkan para komunitas-komintas batik di daerah. Para pembatik itu diangkat derajatnya dengan cara mengkomesialisasikan karya seni atas batik yang dikerjakan.

"Inti dari filosofi kami dari komunitas untuk komunitas," ujar Pipiet Noorastuti dalam keterangan persnya kepada JawaPos.com, Selasa (3/10).

Berangkat dari prinsip itu, Pipiet Noorastuti bersama usahanya bisa memperoleh omzet miliaran rupiah dari batik. Semangatnya memberdayakan para pengrajin batik dan penjahit lokal di lingkungan terdekat. Mulai dari Solo, Jawa Tengah. Lalu, Pipiet Noorastuti menjangaku komunitas pengrajin batik di Cirebon, Pekalongan, Solo, Jogja, Tasik, dan Wonogiren. "Misi kami pelestarian dan perayaan teknik batik otentik, khususnya batik tulis dan batik cap," sambungnya.

"Mereka (komunitas, red) bukan hanya pelanggan dan pengrajin pada umumnya; mereka juga memahami narasi, akar, dan visi kami,” sambung Pipiet Noorastuti.

Sementara itu, CEO & Founder Hypefast Achmad Alkatiri menilai, Nona Rara Batik adalah sebuah brand yang mampu menembus segmen pasar yang lebih luas. Salah satu strateginya dengan diversifikasi ke produk pria.

Menurut, Achmad Alkatiri, Nona Rara Batik tidak hanya menyampaikan pesan tentang nilai pengrajin batik lokal dan pentingnya menjaga keaslian batik, tetapi juga berperan aktif dalam menghubungkan konsumen dengan komunitas pembatik dan penjahit lokal.

Lebih jauh dikatakan, saat ini pentingnya integrasi antara teknologi tradisi, dan inovasi untuk memajukan brand lokal. Sikap itu tanpa harus meninggalkan esensi tradisi, khususnya teknik batik tulis dan batik cap di era kontemporer. "Momentum Hari Batik tak lagi sekadar berpikir tentang meningkatkan skala bisnis, tetapi menerjemahkan aspirasi bisnis menjadi kenyataan,” tutup Achmad.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore