
Ilustrasi gula stevia. (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan jenis pemanis alami dan buatan yang diizinkan digunakan dalam produk pangan olahan menyusul polemik Beeru Stevia yang diduga memiliki kandungan tidak sesuai dengan klaim pada kemasan.
BPOM menyebut produk yang menjadi sorotan merupakan bahan tambahan pangan (BTP) pemanis atau table-top sweetener yang menggunakan pemanis alami stevia, yakni glikosida steviol.
Ketentuan penggunaan pemanis tersebut diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan.
Dalam aturan tersebut, BTP pemanis dibagi menjadi dua golongan, yakni pemanis alami dan pemanis buatan.
"Pemanis alami yang diizinkan meliputi sorbitol, isomaltitol, manitol, maltitol, laktitol, silitol, eritritol, thaumatin, dan glikosida steviol," demikian penjelasan BPOM, Selasa (3/11).
Glikosida steviol merupakan zat pemanis yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Tingkat kemanisannya mencapai 200 hingga 300 kali dibandingkan gula atau sukrosa, tetapi tidak memiliki nilai kalori.
Meski tergolong pemanis alami, penggunaannya tetap memiliki batas asupan harian yang dapat diterima atau acceptable daily intake (ADI).
"ADI glikosida steviol sebesar 0–4 mg/kg berat badan/hari (sebagai steviol)," jelas BPOM.
ADI merupakan jumlah maksimal bahan tambahan pangan dalam miligram per kilogram berat badan yang dapat dikonsumsi setiap hari sepanjang hidup tanpa menimbulkan efek merugikan terhadap kesehatan.
Selain pemanis alami, BPOM juga mengatur enam jenis pemanis buatan yang diizinkan digunakan dalam pangan olahan. Keenamnya meliputi asesulfam-K, aspartam, siklamat, sakarin, sukralosa, dan neotam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022