Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Oktober 2026 | 19.08 WIB

Kunci Keselamatan Kanker Payudara dengan Deteksi Dini, Kenali Gejala dan Penanganannya

Ilustrasi deteksi dini kanker payudara melalui metode SADARI (Pexels.com) - Image

Ilustrasi deteksi dini kanker payudara melalui metode SADARI (Pexels.com)

JawaPos.com - Kanker payudara memiliki peluang penanganan yang lebih baik jika ditemukan sejak dini. Karena itu, perempuan perlu mengenali perubahan pada payudara, melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin, serta menjalani pemeriksaan medis jika menemukan gejala yang mencurigakan.

Hospital Director MRCCC Siloam Semanggi dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed, MARS, mengingatkan bahwa masih banyak pasien datang ke rumah sakit ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut.

“Masih banyak pasien yang datang ke rumah sakit dalam stadium lanjut. Penting sekali untuk menyadari betapa pentingnya deteksi dini,” ujar dr. Adityawati kepada wartawan, Kamis (29/10).

Ia menegaskan bahwa langkah awal untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker payudara tidak selalu membutuhkan peralatan medis. Masyarakat dapat memulainya dengan melakukan SADARI setiap bulan untuk mengenali perubahan pada payudara.

“Sebagai RS khusus kanker, kami memiliki kewajiban untuk terus melakukan edukasi mengenai kanker, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” katanya.

Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi, Tries Nainggolan, menambahkan bahwa penanganan kanker membutuhkan pendekatan yang menyeluruh karena setiap pasien memiliki kondisi dan kebutuhan berbeda.

“Setiap pasien memiliki perjalanan perawatan yang berbeda. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi multidisiplin agar setiap pasien mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya, tidak hanya dari sisi pengobatan, tetapi juga kualitas hidupnya,” ujarnya.

Kenali Perubahan Payudara, Jangan Menunggu Nyeri

Deteksi dini dapat dimulai dengan memperhatikan perubahan pada payudara, seperti munculnya benjolan, perubahan bentuk atau ukuran payudara, perubahan kulit, puting tertarik ke dalam, hingga keluarnya cairan yang tidak biasa dari puting.

Namun, tidak semua benjolan merupakan kanker. Sebaliknya, kanker payudara juga dapat muncul tanpa rasa nyeri. Karena itu, perubahan yang mencurigakan perlu diperiksakan kepada tenaga medis agar penyebabnya dapat diketahui secara tepat.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore