
Ilustrasi olahraga lari. (Pinterest)
JawaPos.com - Kematian mendadak usai berolahraga umumnya lebih sering diidentifikasikan dengan orang dewasa akibat serangan jantung.
Namun, ketika peristiwa serupa menimpa anak-anak dan remaja, dampaknya meninggalkan duka mendalam sekaligus memicu pertanyaan penting mengenai keamanan aktivitas fisik di usia muda.
“Kematian mendadak pada usia muda umumnya tidak disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah jantung seperti yang sering terjadi pada orang dewasa. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kelainan jantung bawaan atau gangguan struktur jantung yang sudah ada sejak lahir, tetapi belum terdeteksi,” jelas Pakar Kardiologi dari Rumah Sakit Spesialis KPJ Tawakkal Malaysia, Dr. Zulhilmi Yaakob dalam keterangan tertulis yang diterima.
Zulhilmi menjelaskan, beberapa gangguan tersebut di antaranya meliputi hypertrophic cardiomyopathy, atau penebalan otot jantung, serta arrhythmogenic right ventricular cardiomyopathy atau jaringan otot jantung yang sebagian digantikan oleh lemak dan jaringan parut.
Baca Juga:7 Alasan Mengapa Kebahagiaan Dapat Berpengaruh Besar terhadap Kesehatan Jantung Menurut Psikologi
Pakar Kardiologi dari Rumah Sakit Spesialis KPJ Tawakkal Malaysia, Dr. Zulhilmi Yaakob. (Istimewa)
Problemnya, lanjut Zulhilmi, kondisi tersebut kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga anak atau remaja bisa tampak sehat dan aktif berolahraga.
Guna mengantisipasi risiko fatal, lanjutnya, orang tua diminta memperhatikan riwayat kesehatan keluarga, seperti adanya kasus kematian mendadak sebelum usia 50 tahun.
"Keluhan anak seperti pingsan tanpa sebab atau jantung berdebar tidak normal juga tidak boleh diabaikan," katanya.
Pemeriksaan lanjutan seperti EKG atau ekokardiogram dapat dilakukan sesuai anjuran tenaga medis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022