
Ilustrasi memotong daging mentah yang berisiko mengandung bakteri Salmonella. (Pexels)
JawaPos.com – Menerapkan keamanan pangan di dapur adalah langkah terbaik untuk mencegah keracunan makanan dan komplikasi Salmonella.
Diare, mual, dan perut melilit setelah makan sering dianggap masalah pencernaan biasa yang akan sembuh sendiri, padahal bisa jadi tanda infeksi Salmonella atau keracunan makanan.
Banyak orang memilih menunggu di rumah tanpa mencari tahu penyebab diare tersebut terjadi.
Padahal, gejala serupa bisa disebabkan oleh bakteri Salmonella yang sering bersembunyi di makanan sehari-hari, seperti ayam, telur, dan sayuran mentah.
Pada sebagian orang, infeksi ini bisa berkembang lebih serius dibanding diare biasa hingga menyebabkan komplikasi.
Penting memahami bagaimana bakteri ini menular, siapa yang paling berisiko, dan kapan gejala perlu diperiksakan ke dokter.
Melansir dari laman The Ohio State University pada Kamis (08/10), menjelaskan bahwa Salmonella adalah bakteri yang hidup di usus manusia dan banyak hewan.
Penularan umumnya terjadi lewat makanan yang tercemar bakteri hidup, seperti ayam kurang matang, atau air minum yang terkontaminasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022