Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 September 2026 | 01.18 WIB

Tingkat Pengolahan Makanan Tak Selalu Turunkan Kualitas Gizi

Ilustrasi yogurt. (freepik) - Image

Ilustrasi yogurt. (freepik)

Jawapos.com - Banyaknya tahapan pengolahan makanan tidak serta merta menurunkan kualitas gizi maupun membuatnya berbahaya untuk dikonsumsi. 

Pakar Gizi Masyarakat dari IPB University, Prof. Ali Khomsan, menjelaskan, penilaian terhadap suatu produk makanan tidak boleh hanya diukur dari seberapa kompleks tingkat pengolahannya saja. Hal yang jauh lebih krusial untuk dicermati oleh konsumen adalah profil nutrisi, keamanan, serta peran makanan tersebut dalam pola makan gizi seimbang. 

"Penilaian pangan tidak bisa hanya dilihat dari tingkat pengolahannya. Yang lebih penting adalah kandungan zat gizi, keamanan, serta bagaimana pangan tersebut dikonsumsi dalam pola makan yang seimbang," ujar Prof. Ali Khomsan dalam keterangan tertulis, baru-baru ini. 

Proses Pengolahan untuk Menjaga dan Meningkatkan Gizi

Menanggapi persepsi masyarakat mengenai pengolahan pangan, Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University, Prof. Purwiyatno Hariyadi, menegaskan tidak ada dasar ilmiah yang menyimpulkan bahwa makin banyak tahapan proses pengolahan membuat kualitas makanan makin buruk. 

Sebaliknya, berbagai teknik pengolahan seperti pemanasan, sterilisasi UHT, pendinginan, hingga fermentasi dilakukan untuk menjaga keamanan bahan makanan, memperpanjang masa simpan, serta meningkatkan daya cerna nutrisi oleh tubuh. 

Bahkan melalui teknologi pangan, produsen dapat melakukan intervensi penting berupa fortifikasi, yaitu penambahan zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral ke dalam produk pangan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Selain itu, pengolahan terukur juga memungkinkan reformulasi produk untuk mengurangi komponen berisiko seperti kadar gula, garam, atau lemak jenuh. 

"Pengolahan pangan memungkinkan penambahan zat gizi mikro tertentu (fortifikasi) untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral masyarakat. Yang kita perlukan bukan label yang semakin sederhana, tetapi informasi yang semakin spesifik dan terukur," jelas Prof. Purwiyatno. 

Solusi Nutrisi Bagi Kelompok Kebutuhan Khusus

Proses pengolahan yang ketat dan terukur sangat dibutuhkan untuk menciptakan produk dengan formula gizi khusus. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore