
Ilustrasi teknologi yang membaca profil Mikrobioma kulit berbasis DNA. (Dok. Regene)
JawaPos.com - Teknologi berbasis DNA kini tidak hanya digunakan untuk melihat informasi genetik seseorang. Regene Genomics memperluas pemanfaatannya ke mikrobioma kulit melalui SkinSignal, solusi analisis yang memberikan gambaran mengenai komunitas mikroorganisme berdasarkan sampel kulit.
SkinSignal menganalisis 14 mikroorganisme yang terdapat pada sampel yang diperiksa. Hasilnya kemudian dikelompokkan ke dalam empat kategori yang disebut The Four Pillars, yakni Barrier-supporting Group, Sebum-adapted Group, Pro-inflammatory Group, dan Fungal Indicator.
Selain empat kelompok tersebut, hasil analisis dilengkapi SkinSignal Barrier Index. Indeks ini dikembangkan berdasarkan metodologi SkinSignal untuk melengkapi interpretasi terhadap profil mikrobioma kulit.
CEO Regene Genomics Vichi Lestari mengatakan, teknologi tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik biologis setiap individu.
“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki karakteristik kulit yang berbeda, sehingga pendekatan perawatannya pun tidak selalu dapat disamaratakan,” kata Vichi dalam keterangannya, Jumat (18/9).
SkinSignal menjadi bagian dari pengembangan Regene. Jika analisis genomik memberikan informasi mengenai faktor genetik seseorang, analisis mikrobioma melihat komunitas mikroorganisme yang hidup pada tubuh. Dengan demikian, keduanya memberikan jenis informasi biologis yang berbeda.
Pendekatan tersebut memungkinkan data mengenai mikrobioma digunakan sebagai pelengkap untuk memahami karakteristik biologis seseorang. Dalam konteks SkinSignal, informasi yang dianalisis secara khusus berkaitan dengan mikrobioma kulit.
Meski menggunakan pendekatan berbasis DNA, SkinSignal bukan alat diagnosis medis. Regene menjelaskan bahwa produk tersebut tidak ditujukan untuk mendiagnosis penyakit, infeksi, maupun kondisi medis tertentu.
Hasil analisis juga merepresentasikan profil berdasarkan sampel yang diperiksa pada waktu tertentu. Karena itu, hasilnya tidak menggantikan pemeriksaan maupun evaluasi medis oleh tenaga kesehatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022