
Ilustrasi galon guna ulang. (Istimewa)
JawaPos.com - Galon Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek yang digunakan berulang kali ternyata berbeda dengan galon yang dibawa konsumen ke Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU).
Meski sama-sama bisa dipakai berkali-kali, keduanya memiliki sistem pembersihan dan pengawasan yang berbeda.
Pada AMDK bermerek, setiap galon yang kembali ke pabrik akan diperiksa kondisi fisiknya, dicuci, disanitasi, lalu melewati pengendalian mutu sebelum diisi kembali.
Galon yang sudah rusak atau tidak memenuhi standar akan dipisahkan dan tidak digunakan lagi.
"Produk AMDK merupakan produk yang diberlakukan SNI secara wajib serta dilakukan pemantauan dan pengujian parameter kualitas melalui audit surveilans secara berkala untuk memastikan keamanan konsumsi di tingkat konsumen," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Merrijantij Punguan Pintaria, Rabu (19/8).
Proses pembersihan galon AMDK juga dilakukan secara terkontrol, mulai dari pencucian mekanis, penggunaan air panas dan deterjen food grade, pembilasan bertekanan tinggi, hingga sterilisasi menggunakan sinar UV atau ozonisasi.
Setelah itu, galon AMDK akan diperiksa satu per satu sebelum kembali digunakan untuk air minum.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan bahwa kemasan AMDK yang telah memenuhi standar dan mendapatkan sertifikasi BPOM aman digunakan sesuai ketentuan.
"Ya tentu aman, yang sudah (tersertifikasi) Badan POM-nya sudah pasti aman. Karena kan salah satu persyaratan Badan POM mengeluarkan kalau dia sudah punya SNI," ucapnya.
Sementara itu, pada DAMIU, galon umumnya dibawa sendiri oleh konsumen ke depot isi ulang yang dipilih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022