
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
JawaPos.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui masih ada kekurangan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan. Hal itu ia sampaikan menanggapi kasus banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang melontarkan komentar nirempati terhadap pasien BPJS Kesehatan di media sosial yang kemudian meninggal dunia.
"Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki, baik di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya, maupun di SDM kesehatannya," ujar Budi kepada wartawan, Kamis (6/8).
Ia menyampaikan penyesalannya atas kasus kematian pasien BPJS tersebut. Apalagi, pasien tersebut masih tergolong muda. Hal yang membuatnya merasa gagal karena ditugaskan untuk menaikkan rata-rata harapan hidup orang Indonesia.
"Buat saya sebagai Menteri Kesehatan, tugas saya adalah dari Bapak Presiden menaikkan rata-rata angka harapan hidup rakyat Indonesia dari 72 ke 76. Jadi setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih, apalagi kalau meninggalnya muda," tutur Budi.
"Saya merasa saya sebagai Menkes itu gagal kok teman-teman kita tuh ada yang meninggal muda. Jadi harusnya memang kita usahakan memberikan layanan terbaiklah agar mereka bisa usianya lanjut sampai ke 76," pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang sempat melontarkan komentar tidak etis terhadap unggahan seorang pasien pengguna BPJS Kesehatan di Threads ramai-ramai menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Hal itu setelah diketahui pemilik utas tersebut meninggal dunia dan netizen meneror mereka.
Kasus ini bermula dari unggahan akun Threads @yurizaltreach yang mengeluhkan belum mendapatkan ruang perawatan selama delapan jam. Dalam unggahannya, ia menulis, "8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs."
Alih-alih mendapat tanggapan memuaskan, unggahan tersebut justru dibanjiri komentar yang dinilai tidak berempati. Beberapa akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan melontarkan komentar bernada sinis, bahkan ada yang menyarankan pasien masuk ke ruang jenazah hingga mengucapkan kalimat yang mengarah pada tindakan menyakiti diri sendiri.
Perbincangan berubah drastis setelah akun @hilperd yang mengaku sebagai sepupu pemilik utas, mengabarkan bahwa Yurizal telah meninggal dunia pada 31 Juli 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022