
Ilustrasi petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan.
Pernyataan ini disampaikan menyusul meninggalnya pemilik utas Threads yang sebelumnya mengeluhkan belum mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit. Kasus tersebut memicu sorotan publik setelah sejumlah akun yang diduga milik tenaga kesehatan memberikan komentar tidak etis, sebelum akhirnya ramai-ramai menyampaikan permintaan maaf.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya peserta JKN tersebut. Ia menegaskan BPJS Kesehatan berkomitmen memastikan setiap peserta yang status kepesertaannya aktif mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan sesuai haknya.
"Hal yang perlu kami tegaskan, sepanjang peserta terdaftar aktif dalam Program JKN dan memenuhi indikasi medis, maka pelayanan kesehatannya dijamin oleh BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan yang bekerja sama wajib memberikan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan," ujar Rizzky dalam keterangan resmi kepada JawaPos.com, Selasa (5/8).
Menurut Rizzky, rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan juga berkewajiban memberikan pelayanan sesuai standar pelayanan dan regulasi pemerintah. Pelayanan tersebut harus diberikan secara mudah, cepat, setara, dan tanpa diskriminasi kepada seluruh pasien, termasuk peserta JKN.
Ia menjelaskan, dalam pelayanan rawat inap memang terdapat mekanisme pengelolaan tempat tidur yang disesuaikan dengan kapasitas rumah sakit dan kondisi medis pasien. Namun, peserta JKN tetap berhak memperoleh layanan sesuai indikasi medis dan hak kelas perawatannya.
Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional disebutkan bahwa apabila ruang rawat inap sesuai hak peserta tidak tersedia, rumah sakit dapat menempatkan pasien di ruang satu tingkat di atas haknya selama paling lama tiga hari tanpa biaya tambahan.
Sementara itu, apabila seluruh ruang rawat inap penuh, rumah sakit dapat merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lain yang setara dan memiliki ketersediaan layanan rawat inap.
Sebelumnya, sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang sempat melontarkan komentar tidak etis terhadap unggahan seorang pasien pengguna BPJS Kesehatan di Threads ramai-ramai menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Hal itu setelah diketahui pemilik utas tersebut meninggal dunia dan netizen meneror mereka.
Kasus ini bermula dari unggahan akun Threads @yurizaltreach yang mengeluhkan belum mendapatkan ruang perawatan selama delapan jam. Dalam unggahannya, ia menulis, "8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs."
Alih-alih mendapat tanggapan memuaskan, unggahan tersebut justru dibanjiri komentar yang dinilai tidak berempati. Beberapa akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan melontarkan komentar bernada sinis, bahkan ada yang menyarankan pasien masuk ke ruang jenazah hingga mengucapkan kalimat yang mengarah pada tindakan menyakiti diri sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
