
Ilustrasi operasi Katarak yang dilakukan Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto. (Istimewa)
JawaPos.com - Warga Purwokerto, Jawa Tengah mendapat layanan operasi katarak gratis. Layanan ini diberikan dalam rangka peringatan Bulan Bakti PERDAMI 2026.
Operasi dilakukan oleh Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto. Layanan diberikan untuk memberikan harapan baru bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Program ini tidak hanya berfokus pada tindakan operasi, tetapi juga mencakup rangkaian layanan yang menyeluruh, mulai dari pendataan dan skrining calon pasien, pemeriksaan kondisi mata, pemeriksaan penunjang untuk memastikan kesiapan medis, tindakan operasi bagi pasien yang memenuhi kriteria, hingga kontrol pasca operasi.
Para penerima layanan diharapkan bisa kembali melihat, sehingga bisa menjalani aktivitas seperti sediakala. Sejalan dengan itu, angka kebutaan di Indonesia bisa ditekan, dan masyarakat mendapat peningkatan kualitas hidup.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak pasien yang mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih baik, beraktivitas dengan lebih mandiri, dan menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik," kata Kepala Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto Dr. Kukuh Prasetyo, Selasa (14/7).
Sejak berdiri pada 1984, jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics telah menangani lebih dari 200.000 operasi katarak. Berbagai inovasi layanan ditawarkan kepada masyarakat sebagai alternatif.
“Bagi kami, setiap pasien yang kembali melihat adalah harapan baru. Karena itu, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi layanan medis, tetapi juga bentuk dukungan nyata agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri,” tutup Dr. Kukuh.
Katarak diketahui sebagai kondisi ketika lensa alami mata mengalami kekeruhan, sehingga cahaya sulit masuk dengan optimal dan penglihatan menjadi buram. Gejala dapat berkembang secara perlahan, mulai dari pandangan berkabut, warna tampak pudar, lebih sensitif terhadap cahaya atau silau, kesulitan melihat pada malam hari, hingga menurunnya kemampuan membaca dan beraktivitas sehari-hari.
Berdasarkan hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness atau RAAB 2014-2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI di 15 provinsi, angka kebutaan pada populasi usia 50 tahun ke atas mencapai 3 persen, dengan katarak sebagai penyebab tertinggi, yaitu sekitar 81,2 persen kasus kebutaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022