
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. (Istimewa)
JawaPos.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar operasi katarak gratis yang diikuti sebanyak 310 warga dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau, pada Jumat (5/6). Program tersebut diharapkan mampu mengembalikan harapan para penderita katarak yang selama ini mengalami keterbatasan penglihatan.
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata solidaritas kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kehidupan yang bermakna adalah kehidupan yang mampu memberi manfaat bagi orang lain.
“Hari ini kita menguatkan satu nilai yang sangat penting, yaitu human solidarity. Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat kepada sesama manusia. Karena itu, kegiatan ini bukan hanya soal operasi medis, tetapi bagaimana menghadirkan kembali harapan bagi saudara-saudara kita,” kata Herry Heryawan, Jumat (5/6).
Herry turut membagikan pengalaman pribadinya saat mendampingi sang ayah yang mengalami gangguan penglihatan ketika menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, penting kemampuan melihat dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:Gandeng Perguruan Tinggi Ternama di AS, Universitas Esa Unggul Luncurkan International Collage
“Karena itu, ketika hari ini ada 310 masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dunia dengan lebih jelas, maka sesungguhnya kita sedang menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi mereka dan keluarganya,” ujarnya.
Ia menegaskan, setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan memberikan dampak besar bagi masyarakat.
“Ketika seseorang kembali bisa melihat, ia bisa melihat anak dan cucunya, bisa berjalan lebih mandiri, bisa beraktivitas kembali, dan bisa menikmati kehidupan dengan lebih baik. Inilah makna sesungguhnya dari pengabdian kepada sesama,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation, Emi Wiranto, menyampaikan operasi katarak gratis tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
“Kami percaya bahwa kebaikan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui kolaborasi bersama Polda Riau, Rumah Sakit Awal Bros, dan Perdami, kami ingin membantu masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan penglihatan agar dapat kembali melihat dan menjalani hidup dengan lebih baik,” pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
