
Ilustrasi anak obesitas. (freepik)
JawaPos.com - Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi Rumah Sakit Pondok Indah dr. Henny Adriani Puspitasari, Sp.A., Subsp.Nefro mengatakan perubahan pola hidup dan tingginya konsumsi makanan berkadar garam atau natrium menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit ginjal pada anak.
"Kita lihat bahwa adanya pergeseran gaya hidup, terutama makanan-makanan yang mengandung asupan natrium tinggi, itu menyebabkan banyaknya anak-anak yang mengalami obesitas," kata Henny dalam diskusi kesehatan ginjal di Jakarta, Jumat.
Menurut dokter yang menamatkan studi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu, anggapan bahwa penyakit ginjal hanya menyerang orang dewasa sudah tidak lagi relevan karena kasus gangguan ginjal pada anak semakin banyak ditemukan dalam praktik klinis.
Henny menjelaskan konsumsi makanan tinggi natrium dapat memicu terjadinya obesitas pada anak. Kondisi tersebut kemudian meningkatkan risiko munculnya hipertensi yang menjadi salah satu faktor pemicu penyakit ginjal kronik.
"Ketika seorang anak mengalami obesitas, maka dia punya risiko tinggi untuk mengalami hipertensi dan mengalami penyakit ginjal kronik," ujar dokter yang juga terhimpun dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tersebut.
Ia mengatakan obesitas membuat kerja berbagai organ tubuh, termasuk ginjal, menjadi lebih berat sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi ginjal.
Selain faktor gaya hidup, Henny menuturkan peningkatan kasus gangguan ginjal pada anak juga dipengaruhi oleh faktor prenatal dan neonatal, termasuk kelahiran prematur serta berat badan lahir rendah.
Menurut dia, ginjal mulai terbentuk sejak usia kehamilan delapan minggu dan proses pembentukannya berlangsung hingga sekitar 36 minggu kehamilan. Karena itu, bayi yang lahir prematur berisiko memiliki perkembangan ginjal yang belum optimal.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
