Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2026 | 22.23 WIB

Banyak Pasien Vaginismus Jadi Trauma, Cara Pandang Merendahkan Perempuan Bisa Jadi Sebab

lustrasi pasangan yang bertengkar. (freepik) - Image

lustrasi pasangan yang bertengkar. (freepik)

JawaPos.com – Banyak perempuan penderita vaginismus mengalami trauma dan gangguan psikis setelah mengidap penyakit tersebut. Kondisi itu dipicu stigma, penghakiman, hingga cara pandang masyarakat yang dinilai masih merendahkan perempuan.

Dokter yang menangani kasus vaginismus, dr. Robbi Asri Wicaksono, SpOG, mengatakan bahwa fakta yang ditemukan dari observasi terhadap ratusan pasien menunjukkan kondisi psikologis bukan penyebab utama vaginismus.

Menurutnya, justru pasien vaginismus mengalami tekanan mental setelah bertahun-tahun hidup dengan penyakit tersebut.

“Yang terjadi justru bukan gangguan psikis menyebabkan vaginismus. Malah terbalik. Justru karena dia mengalami vaginismus, dia juga mengalami banyak kesengsaraan, dia jadi mengalami gangguan psikis,” ujar dr. Robbi saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (13/5).

Ia juga menyebut trauma bukan faktor utama penyebab vaginismus sebagaimana anggapan yang selama ini beredar di masyarakat.

“Bukan trauma menyebabkan vaginismus, malah terbalik. Justru karena pasien mengalami vaginismus, dia menjadi mengalami trauma selama bertahun-tahun,” katanya.

Asumsi Keliru tentang Vaginismus

dr. Robbi menilai masih banyak masyarakat yang salah memahami vaginismus. Penderita kerap dianggap tidak mau melayani pasangan, tidak rileks, atau sengaja menolak hubungan seksual.

Padahal menurutnya, kondisi tersebut merupakan penyakit medis berupa kekakuan otot vagina yang membuat penetrasi sulit atau bahkan tidak bisa dilakukan.

Ia menyebut stigma itu membuat banyak pasien semakin tertekan karena bukannya mendapat dukungan, mereka justru disalahkan oleh lingkungan sekitar.

Cara Pandang terhadap Perempuan Dinilai Bermasalah

Lebih jauh, dr. Robbi menilai persoalan vaginismus tidak hanya berkaitan dengan kurangnya edukasi atau awareness, tetapi juga dipengaruhi cara pandang masyarakat terhadap perempuan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore