
Ilustrasi Wanita yang mengalami vaginismus. Vaginismus merupakan penyakit medis, bukan sekadar karena perempuan tidak rileks atau tidak mau berhubungan intim. (ANTARA/Shutterstock/mi_viri)
JawaPos.com – Penderita vaginismus masih kerap disalahkan ketika tidak bisa melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Padahal, kondisi tersebut merupakan penyakit medis, bukan sekadar karena perempuan tidak rileks atau tidak mau berhubungan intim.
Dokter yang secara komprehensif menangani vaginismus, dr. Robbi Asri Wicaksono, SpOG, menegaskan anggapan bahwa penderita vaginismus tidak bisa berhubungan seksual karena faktor psikologis semata merupakan kekeliruan yang harus dikoreksi.
“Di luar sana banyak sekali kekeliruan-kekeliruan yang menyatakan bahwa, ‘Oh ini mah karena si perempuannya aja enggak bisa rileks atau enggak mau berhubungan seks atau bahkan tidak mau melayani suami’. Itu adalah sebuah kesalahan," ujar dr. Robbi saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (13/5).
Menurutnya, dampak dari cara pandang tersebut sangat besar terhadap kondisi mental pasien karena mereka justru menjadi pihak yang disalahkan saat mengalami penyakit.
“Bayangkan dia mengalami sebuah penyakit tetapi respons orang di sekitarnya itu adalah malah menyalahkan yang bersangkutan. Itu kan sangat-sangat tidak pantas, tidak manusiawi, dan tidak empati,” katanya.
Vaginismus Masuk Klasifikasi Penyakit WHO
dr. Robbi menjelaskan vaginismus merupakan penyakit yang telah masuk klasifikasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan kode N94.2.
“Vaginismus itu adalah sebuah penyakit, Kang. Jadi dia bukanlah istilah populer di masyarakat, tetapi memang istilah penyakit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, vaginismus merupakan kondisi kekakuan otot pada vagina yang tidak bisa dikendalikan secara sukarela oleh pasien.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
