
ILUSTRASI: Hantavirus. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com – Perbedaan dua tipe hantavirus memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cara mengatasinya. Ada dua tipe hantavirus secara umum, yaitu Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Andi Saguni menegaskan jenis hantavirus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan virus yang terdeteksi pada kasus kapal pesiar MV Hondius. Di Indonesia, kasus yang ditemukan termasuk tipe HFRS, sedangkan kasus di kapal pesiar merupakan tipe HPS. Lantas, apa perbedaannya?
Hantavirus sendiri berasal dari famili Hantaviridae dan ordo Bunyavirales dengan puluhan strain yang dapat menginfeksi tikus.
Ia menjelaskan, tipe HFRS yang ditemukan di Indonesia umumnya tersebar di Asia dan Eropa. Gejalanya meliputi demam, lemas, sakit kepala, nyeri badan, hingga muncul warna kuning pada tubuh atau jaundice.
“CFR-nya atau angka kematiannya itu antara lima persen sampai dengan lima belas persen. Masa inkubasinya satu hingga dua minggu,” ujar Andi dalam konferensi pers, Senin (11/5).
Andi mengatakan, tipe HFRS sudah ditemukan di Indonesia sejak 1991 baik pada manusia maupun tikus.
Strain yang ditemukan di Indonesia antara lain Seoul Virus, Hantaan Virus, dan Puumala Virus dengan reservoir utama berupa tikus got atau Rattus norvegicus. Menurutnya, penularan tipe HFRS di Asia dan Eropa hingga kini belum terbukti dapat terjadi antarmanusia.
“Untuk tipe HFRS yang ada di Asia dan Eropa, sampai saat ini belum ada bukti yang menunjukkan terjadinya penularan antar manusia,” katanya.
Adapun penularan hantavirus tipe HFRS umumnya terjadi melalui kontak dengan tikus atau celurut, baik melalui gigitan, urin, feses, maupun debu yang terkontaminasi ekskresi hewan tersebut.
HPS di MV Hondius Punya Angka Kematian Lebih Tinggi
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
