
ILUSTRASI. Sejauh ini Hantavirus tidak bisa menular dari manusia ke manusia. Sehingga penularannya berbeda dengan coronavirus. (Mumbai live)
JawaPos.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Prof. drh. Wiku Bakti Bawono Adisasmito menegaskan bahwa hingga kini belum ada bukti kuat yang menunjukkan Hantavirus dapat menular dari manusia ke manusia.
Hal itu termasuk pada kasus penyebadan hantavirus di kapal pesiar berbasis Belanda yang berlayar di Samudera Atlantik. Sejumlah penumpang dilaporkan jatuh sakit akibat dugaan infeksi hantavirus, penyakit yang dikenal memiliki tingkat kematian cukup tinggi pada kasus tertentu.
Prof. Wiku menjelaskan, Hantavirus merupakan virus zoonosis yang pertama kali ditemukan di Korea dan berasal dari tikus sebagai inang utama. Penularan ke manusia umumnya terjadi melalui paparan urin, kotoran, atau saliva tikus yang mencemari lingkungan, termasuk makanan.
Ia menjelaskan, kasus yang belakangan menjadi perhatian terjadi di sebuah kapal wisata dengan sekitar 147 penumpang yang berlayar di kawasan Atlantik Selatan, dari Argentina menuju Afrika Selatan. Dalam perjalanan yang berlangsung cukup lama, para penumpang sempat singgah di beberapa lokasi, sehingga sumber penularan masih dalam proses investigasi.
“Belum bisa disebut seperti itu (menular dari manusia ke manusia),” katanya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (6/5).
Menurutnya, ada kemungkinan para penumpang tertular saat berada di darat sebelum naik kapal atau justru saat berada di dalam kapal akibat paparan lingkungan yang terkontaminasi tikus.
Masa inkubasi virus yang berlangsung beberapa waktu juga memungkinkan gejala baru muncul saat perjalanan berlangsung.
Prof. Wiku menambahkan, meskipun terdapat potensi penularan antarmanusia, namun hal tersebut sangat jarang terjadi dan belum dapat dipastikan dalam kasus ini.
“Potensi itu ada, tapi laporannya sangat terbatas. Sejarah penularan antar manusia itu kecil,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kasus ini penting untuk dikaji lebih lanjut karena melibatkan perjalanan lintas negara dengan penumpang dari berbagai kewarganegaraan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022