
Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) Perhimpunan Dokter Neurologi Indonesia 2026.
JawaPos.com – Penyakit saraf menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diatasi dengan tepat agar kualitas hidup bisa lebih baik. Agar pengobatan penyakit saraf tepat, juga perlu diimbangi dengan layanan terkini berbasis sains dan teknologi.
Dalam Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) Perhimpunan Dokter Neurologi Indonesia 2026, para pakar ahli dan dokter saraf sepakat kalau inovasi teknologi medis dan penguatan pelayanan kesehatan saraf yang komprehensif bisa menjadi kunci untuk menjawab tantangan.
Ketua Panitia Pelaksana, dr. Ummu Atiah, Sp.N(K), menyampaikan, penyelenggaraan PIN ini bukan sekadar pertemuan ilmiah rutin, melainkan wadah membangun masa depan layanan neurologi Indonesia yang lebih adaptif dan berkualitas.
Sebab penyakit saraf seperti stroke, gangguan nyeri kronik, epilepsi, demensia, Parkinson, gangguan tidur, hingga penyakit saraf lainnya yang semakin menjadi perhatian nasional. Bahkan penurunan kualitas otak yang bisa menghambat terwujudnya Generasi Emas 2045.
Sehingga diperlukan kolaborasi dan inovasi dari para pakar serta dokter spesialis neurologi, dokter umum, akademisi, peneliti, dan tenaga kesehatan multidisiplin.
“Kami ingin menghadirkan forum yang tidak hanya kaya secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Neurologi saat ini berkembang sangat cepat, sehingga kolaborasi, inovasi, dan transfer ilmu menjadi kebutuhan utama,” ujarnya.
Diungkapkannya, PIN 2026 diharapkan melahirkan rekomendasi strategis terkait peningkatan layanan stroke, pemanfaatan teknologi digital dalam diagnosis neurologi, pengembangan telemedicine transformasi digital, pendidikan berkelanjutan dokter, serta kolaborasi riset nasional dan internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Neurologi Indonesia, Dr.dr. Dodik Tugasworo, Sp.N.,Subsp. NIIOO (K), M.H menegaskan pentingnya pemerataan akses layanan neurologi di seluruh Indonesia, termasuk kawasan timur. Menurutnya, pemilihan Makassar sebagai lokasi penyelenggaraan PIN mencerminkan semangat desentralisasi ilmu pengetahuan dan penguatan jejaring nasional dibidang neurologi.
Kesehatan Otak Penting untuk Indonesia Emas
PERDOSNI menegaskan, kesehatan otak tidak lagi dapat dipandang semata sebagai isu klinis, tetapi sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Gangguan neurologi memiliki dampak luas terhadap produktivitas, kualitas hidup, hingga beban pembiayaan kesehatan negara.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
