
Paparan timbal di lingkungan rumah tangga menjadi ancaman serius bagi kesehatan.
JawaPos.com - Paparan timbal di lingkungan rumah tangga menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Terutama pada anak-anak karena dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif hingga meningkatkan risiko penyakit ginjal pada orang dewasa.
“Pada anak, paparan timbal berdampak pada perkembangan otak, sehingga dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif, prestasi belajar yang lebih rendah, berkurangnya rentang perhatian, serta gangguan perilaku,” ujar Dokter Spesialis anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A, Rabu (8/4).
Selain berdampak pada anak, ia menerangkan bahwa paparan timbal juga berisiko bagi orang dewasa dan ibu hamil. Logam berat ini dapat memicu penyakit ginjal hingga gangguan kardiovaskular seperti hipertensi dan penyakit jantung. Bahkan pada ibu hamil, timbal dapat menembus plasenta dan meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, serta berat badan lahir rendah.
“Hal ini bisa meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, hingga berat badan lahir rendah,” tegas dr. Reza.
Ahli Kimia dari Universitas Indonesia Yuni Krisyuningsih Krisnandi menjelaskan, timbal merupakan logam berat yang banyak digunakan di berbagai sektor industri karena sifatnya stabil, mudah dibentuk, dan tahan korosi. Namun, paparan timbal dalam kadar tinggi dapat berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.
“Cat sebenarnya tidak berbahaya. Namun, kadar timbal yang tinggi dapat meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang,” jelas Prof. Yuni.
Prof. Yuni menyebut bahwa paparan timbal dapat terjadi melalui debu rumah, serpihan cat lama, tanah terkontaminasi, hingga material bangunan tertentu. Zat ini masuk ke tubuh melalui pernapasan atau tertelan, kemudian menyebar ke berbagai organ seperti tulang, ginjal, dan sistem saraf.
“Karena sifatnya yang akumulatif, paparan jangka panjang meskipun dalam kadar rendah tetap dapat berdampak terhadap kesehatan tubuh,” imbuhnya
Sementara itu, Arsitek dari KIND Architects, Adjie Negara, mengingatkan pentingnya pemilihan material bangunan yang aman, termasuk cat bebas timbal, untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
