ilustrasi telapak tangan berkeringat. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Beberapa orang mungkin merasakan bahwa telapak tangannya terasa lembap, meskipun tidak gugup atau berolahraga.
Telapak tangan berkeringat bisa terasa tidak nyaman dan terkadang memalukan, terutama saat berjabat tangan, menulis, atau menggunakan ponsel.
Walau berkeringat sesekali adalah normal, telapak tangan yang terus-menerus berkeringat mungkin menandakan sesuatu yang lebih dari sekadar panas atau kecemasan.
Kondisi ini disebut hiperhidrosis, yang melampaui keringat normal yang dipicu oleh panas, aktivitas fisik, atau stres emosional.
Kendati demikian, inilah enam alasan mengapa telapak tangan Anda berkeringat dan simak apa yang disampaikan tubuh kepadamu.
Penyebab paling umum dari tangan yang berkeringat berlebihan adalah kondisi yang disebut hiperhidrosis primer.
Pada kondisi ini, kelenjar keringat terlalu aktif tanpa alasan medis yang mendasarinya.
Kondisi tersebut sering dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja dan mungkin diturunkan dalam keluarga.
Ciri-ciri utamanya meliputi keringat di kedua telapak tangan dan keringat yang berhenti saat tidur.
Meski tidak berbahaya, tetapi dapat memengaruhi kepercayaan diri dan kenyamanan sehari-hari.
Telapak tangan Anda memiliki konsentrasi kelenjar keringat yang tinggi yang merespons dengan cepat terhadap pemicu emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022