
Pakar stem cell Indonesia, dr. Deby Vinski bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Istimewa)
JawaPos.com-Perkembangan kedokteran modern kini bergerak menuju terapi yang bekerja langsung pada akar penyakit. Di Indonesia, upaya tersebut terus diperkuat melalui pengembangan stem cell dan gene therapy yang didorong oleh Prof. dr. Deby Vinski, MSc, PhD, pakar stem cell asal Indonesia.
Dalam berbagai forum internasional, termasuk Konferensi Tingkat Tinggi Stem Cell Dunia di Amsterdam, dr. Deby Vinski menegaskan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai pusat unggulan terapi stem cell dan terapi gen berstandar global. “Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan terapi stem cell dan gene therapy secara aman dan berbasis sains,” ujar dr. Deby Vinski.
Gene therapy atau terapi gen merupakan metode pengobatan yang menargetkan penyakit hingga tingkat genetik dengan memperbaiki atau mengganti gen yang rusak.
Secara global, terapi ini telah menunjukkan hasil klinis yang menjanjikan dan sebagian telah mendapatkan persetujuan regulator internasional, termasuk Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat.
Sejumlah penyakit genetik yang telah atau sedang dikembangkan terapinya melalui pendekatan genetik antara lain thalassemia, hemofilia, Spinal Muscular Atrophy (SMA), Duchenne Muscular Dystrophy (DMD), Severe Combined
Immunodeficiency (SCID), cystic fibrosis, hingga gangguan penglihatan akibat kelainan genetik.
Namun, di Indonesia, terapi gen belum tersedia secara luas. Kondisi tersebut mendorong dr. Deby Vinski untuk menguatkan riset nasional, regulasi, serta kolaborasi internasional bersama
Kementerian Kesehatan RI, Komite Sel Punca, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi intens juga terjalin antara dr. Deby Vinski dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, yang dikenal sebagai motor transformasi sistem kesehatan nasional, dalam mendukung pengembangan regulasi dan ekosistem stem cell serta gene therapy di Tanah Air.
Sebagai langkah konkret, dr. Deby menginisiasi pengembangan RSPPN sebagai World Hospital Hub untuk layanan dan riset stem cell serta gene therapy. Rumah sakit tersebut diarahkan menjadi pusat berkelas dunia melalui kolaborasi dengan Celltech Stem Cell dan World Council of Stem Cell and Gene Therapy. “Tujuan kami adalah menghadirkan harapan baru bagi pasien, khususnya anak-anak dengan penyakit genetik,” kata dr. Deby Vinski.
Bagi dr. Deby Vinski, pengembangan terapi gen bukan sekadar kemajuan teknologi medis, melainkan bagian dari upaya strategis menyelamatkan masa depan generasi Indonesia sekaligus kontribusi Indonesia bagi dunia. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022