
Ilustrasi terapi stem cell. (Pinterest)
JawaPos.com - Terapi regeneratif berbasis stem cell atau sel punca kian berkembang sebagai salah satu inovasi medis yang menawarkan pendekatan baru dalam pemulihan kesehatan dan peremajaan tubuh.
Dengan kemampuan mendukung perbaikan jaringan yang rusak hingga merangsang regenerasi sel, teknologi ini kini dimanfaatkan dalam berbagai bidang, mulai dari estetika, bedah plastik, hingga ortopedi.
Stem cell sendiri merupakan sel dasar pembentuk tubuh yang memiliki kemampuan memperbarui diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel sesuai kebutuhan. Kemampuan tersebut memungkinkan tubuh melakukan proses perbaikan jaringan secara alami sekaligus membantu mengurangi peradangan.
Selain stem cell, terapi regeneratif juga memanfaatkan secretome, yaitu zat aktif yang dihasilkan stem cell yang mengandung berbagai growth factor untuk mendukung proses pemulihan dan regenerasi jaringan.
Di bidang estetika dan bedah plastik, terapi berbasis stem cell dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari face rejuvenation, penanganan alopecia (kebotakan), hingga penyempurnaan kontur wajah (face contouring). Untuk kebutuhan rekonstruksi, terapi ini juga digunakan sebagai terapi adjuvan yang membantu penyembuhan jaringan pada kasus luka bakar dan luka kronis.
Dokter Bedah Plastik, dr. Tasya Anggrahita, menjelaskan, dibandingkan terapi skin booster lain seperti salmon DNA, terapi berbasis stem cell menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif.
“Ia bekerja dengan mendukung regenerasi jaringan dari dalam, memperbaiki kerusakan di tingkat sel, dan menghasilkan growth factor yang berperan dalam perbaikan dan peremajaan jaringan,” kata dr. Tasya di Jakarta, Kamis (18/6).
Sejatinya, pemanfaatan teknologi Stem cell kini semakin luas di Indonesia. Salah satunya melalui kehadiran Brawijaya Regenerative Stem Cell Center yang menyediakan layanan terapi regeneratif.
Sementara itu, di bidang ortopedi, stem cell dan turunannya membuka peluang pemulihan bagi berbagai cedera yang selama ini sulit ditangani tanpa pembedahan besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022