
ILUSTRASI: Pelayanan pasien BPJS Kesehatan
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan penyakit kanker perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak. Mulai dari pencegahan, deteksi dini, perawatan, sampai pendampingan bagi para penyintas.
Sekretaris Ditjen Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes Azhar Jaya mengatakan kanker selama ini menjadi penyebab kematian yang cukup tinggi. "Terbanyak kasus kanker payudara. Kemudian kanker rahim serta kanker ovarium," katanya dalam webinar peluncuran aplikasi Indonesian Sistemic Therapy (ISTRY) di Jakarta pada Jumat (25/6).
Azhar kemudian menjelaskan banyaknya kasus kanker di Indonesia bisa dilihat dari laporan BPJS Kesehatan. Menurut data BPJS periode 2020 lalu, tagihan untuk penanganan pasien kanker merupakan terbesar nomor dua. "Dengan total beban (tagihan, Red) mencapai Rp 3,5 triliun," jelas dia.
Menurut dia penanganan kanker di Indonesia perlu upaya komprehensif. Meliputi pencegahan, deteksi dini, diagnosis, sampai rehabilitasi paliatif. Azhar berharap masyarakat Indonesia lebih peduli dan berperan aktif dalam penanganan kanker.
Azhar menyampaikan dukungan atas diluncurkannya aplikasi ISTRY oleh Perhimpunan Dokter Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI). Baginya penerapan teknologi dalam bidang kesehatan sangat penting. Bahkan selama pandemi Covid-19 ini, Kemenkes mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelayanan kesehatan.
Dia berpesan dalam pelayanan kesehatan digital, harus mematuhi regulasi. Supaya pelayanan dapat dipertanggungjawabkan. Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi baginya bisa memudahkan dokter dan tata laksana pelayanan. Dia berharap aplikasi ISTRY yang baru diluncurkan itu memudahkan dokter khususnya ahli onkologi melayani masyarakat.
“ISTRY adalah sebagian kontribusi Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia untuk penanganan kanker di Indonesia," kata Ketua Paraboi dr Walta Gautama SpB(K)Onk.
Dia menambahkan ISTRY adalah aplikasi pertama di Indonesia yang dapat menyediakan informasi bagi dokter untuk mengambil keputusan klinis dalam bidang terapi sistemik kanker.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022