Ilustrasi seseorang yang sedang memerhatikan kandungan obat sebelum mengonsumsinya (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Obat adalah zat atau kombinasi bahan yang digunakan untuk mencegah, meredakan, mengobati suatu penyakit. Obat bekerja dengan cara memengaruhi proses biologis di dalam tubuh, misalnya membunuh kuman penyebab infeksi, mengurangi peradangan, atau menurunkan nyeri.
Meskipun obat sangat bermanfaat, terdapat sebagian orang yang tidak cocok dengan jenis obat tertentu. Kondisi ini diketahui juga sebagai alergi obat, yaitu respon berlebihan dari sistem imun terhadap suatu obat yang dikonsumsi.
Reaksi ini terjadi karena tubuh salah mengenali kandungan dalam obat sebagai zat yang berbahaya, sehingga memicu reaksi pertahanan dari sistem kekebalan. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Jenis Obat yang Rentan Menyebabkan Alergi
Pada dasarnya, hampir semua jenis obat berpotensi menimbulkan reaksi alergi. Dikutip dari Halodoc, terdapat beberapa golongan obat yang lebih sering diketahui memicu alergi.
Gejala Alergi Obat
Gejala alergi obat dapat muncul dalam waktu satu jam hingga beberapa hari setelah penggunaan obat. Dikutip dari Alodokter, tanda-tanda yang ditimbulkan beragam mulai dari kelainan pada kulit seperti ruam, bentol, rasa gatal, hingga biduran,
Keluhan itu disertai kondisi mata yang gatal dan berair, hidung tersumbat, pembengkakan pada bibir, lidah, dan wajah yang dikenal sebagai angioedema. Pada kondisi tertentu, alergi obat juga dapat disertai sesak napas dan demam.
Cara Mengatasi Alergi Obat
Penanganan alergi obat bertujuan untuk meredakan dan mengendalikan gejala yang dialami pasien. Pada beberapa kasus, reaksi alergi dapat mereda dengan sendirinya setelah obat penyebab dihentikan.
Namun, diperlukan juga terapi medis untuk mengatasi reaksi tersebut pada kondisi tertentu. Penanganan dapat melibatkan pemberian antihistamin guna menekan pelepasan histamin sehingga gejala berkurang.
Selain itu, penggunaan bronkodilator seperti albuterol juga berguna untuk meredakan batuk atau mengi, serta kortikosteroid oral atau suntikan untuk mengatasi peradangan akibat alergi. Pada reaksi alergi berat seperti anafilaksis, suntikan epinefrin menjadi penanganan utama, dan pasien harus segera mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Getafe vs Lugano: Tamu Datang dengan Modal Positif
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Kairat vs Panathinaikos: Wakil Yunani Diunggulkan, Duel Sengit di Kazakhstan
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Prediksi OFI Crete vs Bayer Leverkusen: Tuan Rumah Terpuruk, Tim Tamu Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022