
Ilustrasi seorang wanita sedang mencoba menolong temannya yang tenggelam (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Tenggelam adalah kondisi berbahaya yang disebabkan seseorang tidak bisa berenang pada kondisi tertentu, sehingga mengalami kesulitan bernapas. Situasi ini terjadi ketika tubuh berada di bawah permukaan air terlalu lama, akibatnya oksigen tidak bisa masuk ke paru-paru.
Kekurangan oksigen dalam hitungan menit dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, kerusakan otak, hingga kematian. Tenggelam dapat dialami siapa saja, termasuk orang dewasa yang bisa berenang sekalipun.
Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam
Mengetahui langkah pertolongan pertama bagi korban tenggelam sangatlah penting, karena ini bisa bermanfaat dan menolong siapa saja. Jika penanganan awal terhadap korban tepat dilakukan, peluang untuk menyelamatkannya punmeningkat.
Saat seseorang tenggelam, tubuhnya akan kekurangan oksigen yang berpotensi menimbulkan masalah serius bahkan mengancam jiwa. Dikutip dari Alodokter dan Hello Sehat, berikut beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan pada korban tenggelam.
1. Segera Cari Pertolongan di Sekitar
Hal pertama yang perlu dilakukan saat melihat seseorang tenggelam adalah berteriak meminta bantuan agar orang-orang di sekitar menyadari situasi tersebut. Entah kamu yang menolong langsung atau tidak, memanggil bantuan tambahan akan mempermudah proses penyelamatan.
Ketika proses penyelamatan dilakukan, segera minta seseorang untuk menghubungi layanan darurat seperti ambulans atau lifeguard yang sedang bertugas di wilayah tersebut.
2. Cari dan Berikan Alat Bantu untuk Korban Secepatnya
Sejumlah pakar menegaskan bahwa upaya menyelamatkan korban tenggelam dengan cara berenang sebaiknya hanya dilakukan oleh orang yang profesional. Jika tidak memiliki kemampuan tersebut, hindari masuk ke air dan gunakan alat bantu yang bisa dijangkau korban.
Alat yang biasa digunakan untuk menolong korban tenggelam seperti ban karet, tali, tongkat, atau benda lain yang mengapung dan dapat ditarik untuk membantu menyelamatkannya.
3. Periksa Jalur Pernapasan Korban
Setelah berhasil membawa korban tenggelam keluar dari air, baringkan tubuhnya di permukaan datar dengan posisi telentang. Kemudian, cek pernapasannya dengan mendekatkan telinga ke area mulut dan hidung untuk merasakan embusan udara, serta amati apakah dadanya bergerak. Bila tidak tampak tanda-tanda bernapas, lanjutkan dengan memeriksa denyut nadi di leher selama sekitar 10 detik.
4. Lakukan CPR untuk Membantu Korban
Jika denyut nadi korban tenggelam sangat lemah dan nyaris hilang, kamu dapat memberikan resusitasi jantung paru (CPR) sebagai langkah darurat. CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) berfungsi untuk memulihkan pernapasan dan aliran darah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022