Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 15.37 WIB

Sudah Berlangsung Seminggu, Operasi SAR Korban Hilang Pasca Tenggelamnya KM Nurul Salsa Diperpanjang 3 Hari

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulsel, pada Selasa petang (21/7). (Basarnas) - Image

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulsel, pada Selasa petang (21/7). (Basarnas)

JawaPos.com - Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR korban hilang pasca tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keputusan itu diambil lantaran sampai kemarin (21/7), petugas masih menemukan korban hilang di lokasi kecelakaan.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyampaikan bahwa sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan maksimal 7 hari. Namun, berdasar hasil evaluasi di lapangan, masih ada penemuan korban.

Selain itu, Tim SAR Gabungan juga sudah bersepakat dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur SAR setempat untuk meneruskan operasi SAR selama 3 hari. Mulai hari ini (22/7) sampai lusa (24/7). Yudhi memastikan, seluruh petugas di lapangan akan melanjutkan pencarian yang sudah berlangsung seminggu.

”Sesuai SOP, operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari. Namun setelah dilakukan evaluasi bersama dan mempertimbangkan masih adanya korban yang belum ditemukan serta ditemukannya dua jenazah pada hari ketujuh, kami memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama tiga hari,” kata dia.

Perwira tinggi bintang satu TNI AL itu mengungkapkan bahwa selama masa perpanjangan operasi, Tim SAR Gabungan akan tetap mengerahkan seluruh unsur laut dan potensi SAR yang berada di lokasi. Tentu saja dengan penyesuaian area pencarian berdasar hasil analisis pergerakan arus, angin, dan hasil evaluasi.

”Kami akan tetap mengerahkan alut dari KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN SAR Puntadewa, RB 202, KRI Marlin-877, KRI Hiu, Boeing 737-200 serta seluruh potensi SAR yang terlibat untuk pencarian ke depan,” ujarnya.

Yudhi pun menegaskan seluruh proses evakuasi dan identifikasi korban akan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, sementara operasi pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang akan terus dilanjutkan hingga masa perpanjangan berakhir.

Petang kemarin, Tim SAR Gabungan kembali menemukan 1 jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Nurul Salsa. Jenazah itu ditemukan di perairan sebelah timur Pulau Sanana Besar setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Makassar menerima laporan dari aparat Desa Pulau Matallang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, KN SAR Pacitan bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan kemudian diserahkan ke KN Sar Kamajaya. Sampai saat ini 2 jenazah telah berada di KN Sar Kamajaya untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar guna menjalani proses identifikasi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore