
Ilustrasi bagian filtrum pada wajah yang berada di antara bibir bagian atas dan hidung. (Freepik)
JawaPos.com - Filtrum adalah lekukan vertikal kecil yang terletak di antara hidung dan bibir atas. Struktur ini terlihat seperti garis atau alur halus yang membentuk cekungan simetris di bagian tengah wajah.
Filtrum terbentuk sejak masa perkembangan janin, ketika jaringan wajah menyatu di bagian tengah. Proses penyatuan ini sangat penting, jika terjadi gangguan dapat menyebabkan kondisi seperti bibir sumbing.
Fungsi Filtrum terhadap Ekspresi dan Wajah
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Craniofacial Surgery, filtrum mulai terbentuk pada awal masa kehamilan, yakni sekitar minggu ke-2 hingga minggu ke-3. Walau sering dianggap sekadar elemen estetika, filtrum sebenarnya memiliki beberapa peran penting.
Dikutip dari Halodoc, struktur kecil ini turut memengaruhi keseimbangan dan proporsi wajah, sehingga bentuk dan kedalamannya dapat berpengaruh pada penampilan seseorang. Selain itu, otot-otot di sekitar mulut yang berkaitan dengan filtrum juga membantu membentuk berbagai ekspresi, seperti tersenyum atau cemberut.
Meski tidak memiliki fungsi sensorik khusus, area di sekitarnya cukup peka terhadap sentuhan maupun perubahan suhu. Berkat bentuknya yang cekung dan vertikal, filtrum juga berfungsi sebagai saluran alami untuk cairan yang mengalir dari hidung ke bawah seperti lendir ingus atau keringat.
Kelainan yang Terjadi Pada Filtrum
Bentuk filtrum pada setiap individu dapat bervariasi, ada yang lebih lebar, dangkal, tipis, maupun panjang. Perbedaan tersebut biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik serta proses pembentukan wajah selama berada di dalam kandungan.
Dikutip dari Alodokter, terdapat sejumlah kondisi medis tertentu yang dapat memengaruhi bentuk atau struktur filtrum seseorang, yakni:
1. Bibir Sumbing
Bibir sumbing merupakan kelainan bawaan yang membuat filtrum tidak berkembang atau tidak menyatu secara sempurna dengan bibir atas. Kondisi ini biasanya sudah terlihat sejak bayi lahir dan membutuhkan penanganan medis khusus, seperti operasi rekonstruksi.
Anak yang mengalami bibir sumbing sering menghadapi kesulitan saat makan, minum, maupun berbicara. Selain itu, bentuk filtrum yang tidak normal dapat memengaruhi rasa percaya diri anak seiring bertambahnya usia.
Baca Juga: Tetap Fit di Masa Pensiun: 8 Kebiasaan Harian yang Menjadi Kunci Tubuh Kuat hingga Usia Senja
2. Sindrom Alkohol Janin (Fetal Alcohol Syndrome)
Pada kondisi ini filtrum biasanya tampak datar atau kurang terbentuk dengan jelas, hal ini bisa terjadi akibat paparan alkohol selama masa kehamilan. Gangguan yang muncul dapat mencakup masalah fisik, mental, atau gabungan keduanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022