Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti.(Istimewa).
JawaPos.com - BPJS Kesehatan resmi mengukuhkan para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan 2025 dalam Malam Penganugerahan Duta Muda BPJS Kesehatan. Pengukuhan ini diharapkan mampu mengatasi banyaknya kesalahpahaman dan hoaks yang beredar hingga berdampak pada citra buruk BPJS Kesehatan.
"Masalahnya adalah banyak hoaks ya, beredar tentang hal-hal negatif BPJS. Padahal, tidak seperti itu," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, Rabu (18/11).
Selama ini, Ghufron menyebut bahwa BPJS Kesehatan selalu menjadi samsak yang disalahkan masyarakat terhadap sesuatu yang bukan menjadi tanggung jawab pihaknya.
"Nah, ini kenapa seperti ini? Karena ketidaktahuan. Ketidaktahuan itu di mana-mana itu, terutama masyarakat," ucapnya.
Oleh karena itu, kehadiran Duta Muda BPJS diharapkan dapat meluruskan banyaknya kesalahpahaman masyarakat terhadap BPJS Kesehatan yang saat ini sudah melakukan berbagai transformasi hingga menjadi bencmark bagi negara-negara lain di dunia.
"Kami berharap dengan malam ini kita adakan penghargaan kepada duta-duta muda BPJS Kesehatan seluruh Indonesia itu mereka bisa sebagai agent of change. Perubahan mindsetnya," terangnya.
Sebab dengan transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN, Ghufron menyebut segala hal yang memudahkan pengobatan sudah tersedia.
"Tetapi masalahnya pada nggak tahu, (malah) antre panjang di rumah sakit. Harusnya tidak antre, sambil tidur saja bisa. Nah, inilah duta muda BPJS Kesehatan bisa menjelaskan kepada kelompoknya, kepada masyarakatnya, kepada keluarganya, kepada yang lain, sehingga paham tentang JKN yang memang luar biasa," tegasnya.
Dalam acara ini, Ghufron mengapresiasi seluruh finalis yang telah menunjukkan komitmen, kreativitas, dan kepedulian terhadap Program JKN. Baginya, Duta Muda BPJS Kesehatan telah membuktikan kontribusi nyata melalui gagasan kreatif, kampanye solutif, dan aksi sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
"Nilai-nilai Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif (INISIATIF) di BPJS Kesehatan juga menjadi fondasi penting bagi Duta Muda BPJS Kesehatan dalam menjalankan peran mereka. Kami berharap Duta Muda BPJS Kesehatan dapat menjadi wajah BPJS Kesehatan di mata publik dan membantu menyebarkan informasi penting mengenal JKN secara masif dan optimal," tegas Ghufron.
Melalui program ini, BPJS Kesehatan mendorong terciptanya generasi muda yang berani berinovasi, mampu menjadi jembatan informasi, dan hadir sebagai penggerak kesadaran JKN di masyarakat. Ghufron menambahkan, para finalis menunjukkan energi positif generasi muda dalam memperkuat ekosistem komunikasi publik Program JKN.
"Ajang penganugerahan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kreativitas Duta Muda BPJS Kesehatan dapat terus menjadi inspirasi, memperkuat literasi JKN, serta membantu masyarakat memahami manfaat dan pentingnya Program JKN sebagai pilar kesejahteraan bangsa," tutup Ghufron.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
