
Ilustrasi seorang wanita yang merasa nyeri seperti kesetrum saat sikunya terbentur. (Freepik)
JawaPos.com - Siku adalah bagian tubuh yang terletak di tengah lengan, menjadi penghubung antara lengan atas (humerus) dan lengan bawah (radius dan ulna). Struktur ini berperan sebagai sendi engsel yang memungkinkan lengan melakukan gerakan menekuk (fleksi) dan meluruskan (ekstensi).
Selain itu, siku juga dapat membantu sedikit gerakan memutar lengan bawah, seperti ketika telapak tangan menghadap ke atas atau ke bawah. Siku merupakan sendi yang kompleks karena terdiri dari tulang, otot, ligamen, tendon, saraf dan pembuluh darah yang bekerja bersama agar lengan dapat bergerak dengan baik.
Siku juga membantu memberikan kekuatan dan stabilitas saat melakukan aktivitas sehari-hari, seperti menulis, makan, mengangkat barang atau mendorong benda. Otot-otot di sekitar siku, seperti biseps dan triseps, bekerja untuk menggerakkan sendi ini, sementara ligamen bertugas menjaga posisi tulang agar tetap stabil.
Siku hampir selalu terlibat dalam hampir semua aktivitas tangan, sehingga siku termasuk salah satu bagian tubuh yang rawan mengalami cedera atau nyeri. Ketika melakukan kegiatan sehari-hari, pernahkah sikumu tidak sengaja terbentur benda keras lalu terasa seperti kesetrum? Jika pernah, mari simak penjelasan berikut.
Penjelasan Mengenai Kondisi Tersebut
Mengalami benturan pada bagian siku memang dapat menimbulkan rasa seperti kesetrum yang tidak nyaman. Dikutip dari HelloSehat, berikut beberapa penyebab kondisi tersebut dapat terjadi.
1. Pengaruh Saraf Ulnar
Sensasi nyeri atau kesemutan saat siku terbentur sebenarnya bukan berasal dari tulangnya, melainkan dari saraf ulnaris yang berada di area tersebut. Saraf ini terletak di bagian belakang tulang humerus dan berperan penting dalam mengendalikan pergerakan jari, tangan, serta otot lengan bawah.
Tidak seperti saraf lain yang terlindungi oleh otot atau tulang, sebagian saraf ulnaris berada cukup dekat dengan permukaan kulit, sehingga menjadi sangat sensitif dan mudah teriritasi saat terkena benturan.
2. Respons Saraf ke Otak
Sebagian saraf ulnaris yang tidak terlindungi menjadikan area ini sangat peka terhadap benturan. Saat siku tidak sengaja terbentur, saraf tersebut langsung mengirim sinyal ke otak sehingga muncul sensasi seperti kesetrum atau kesemutan.
Dalam beberapa kasus, efeknya bahkan bisa menjalar hingga menyebabkan rasa baal atau mati rasa pada lengan dan jari. Namun, kondisi ini tidak berbahaya dan biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit.
3. Cubital Tunnel Syndrome
Kebanyakan benturan pada siku sebenarnya tidak berbahaya. Namun, jika saraf ulnaris mengalami tekanan berulang, bisa muncul sensasi seperti kesetrum yang dikenal sebagai cubital tunnel syndrome.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
