
Ilustrasi buah nanas yang dianggap berbahaya bagi ibu hamil. (Freepik)
JawaPos.com - Nanas adalah buah tropis yang dikenal dengan rasa manis-asam yang segar dan kaya akan kandungan nutrisi. Buah ini berasal dari Amerika Selatan dan termasuk dalam keluarga Bromeliaceae.
Nanas memiliki daging buah berwarna kuning cerah dengan tekstur yang juicy serta aroma yang khas. Selain dikonsumsi langsung, nanas sering diolah menjadi jus, selai, salad buah, hingga bahan masakan seperti tumisan atau hidangan daging.
Dikutip dari Alodokter, salah satu kandungan unik dalam nanas adalah bromelain, yaitu enzim bersifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan pembengkakan atau nyeri. Nanas juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, mangan, vitamin B6, serat, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.
Namun, di samping manfaatnya itu, terdapat rumor yang beredar jika nanas dapat menggugurkan kandungan. Hal ini bisa terjadi karena nanas dianggap memiliki zat yang dapat menghambat terjadinya pembuahan sel telur oleh sperma.
Fakta Sebenarnya tentang Nanas
Anggapan bahwa nanas dapat memicu keguguran tidak sepenuhnya keliru. Hal ini karena enzim bromelain dalam bentuk suplemen tablet atau kapsul memang tidak dianjurkan untuk ibu hamil, karena berpotensi menimbulkan kontraksi dini, perdarahan tidak normal, dan meningkatkan risiko keguguran.
Namun, jumlah bromelain yang terdapat dalam satu buah nanas segar relatif kecil, sehingga tidak cukup kuat untuk memberikan efek berbahaya. Dikutip dari Halodoc, nanas baru akan menimbulkan efek yang berisiko jika dikonsumsi dalam jumlah sangat banyak, yaitu sekitar 7–10 buah nanas utuh sekaligus.
Oleh karena itu, makan nanas dalam porsi kecil saat hamil umumnya aman dan tidak membahayakan kondisi janin. Meski begitu, jika masih merasa khawatir sebaiknya batasi atau hindari terlebih dahulu konsumsi nanas. Pilih buah-buahan lain yang lebih aman untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.
Hindari Konsumsi Nanas dalam Keadaan Tertentu
Jika seorang ibu hamil memiliki perut yang sensitif, sebaiknya kurangi konsumsi nanas dalam jumlah banyak. Dikutip dari Halodoc, zat asam dalam nanas dapat menyebabkan perut terasa mulas dan naiknya asam lambung. Selain itu, konsumsi jus nanas yang belum terlalu matang dapat memicu terjadinya diare.
Ibu hamil dengan diabetes gestasional juga perlu berhati-hati saat mengonsumsi nanas, terutama dalam bentuk jus. Jus buah mengandung gula alami yang lebih pekat dibandingkan buah utuh, sehingga dapat menyebabkan lonjakan gula darah jika diminum berlebihan.
Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda-tanda alergi setelah makan nanas, seperti pembengkakan pada mulut, ruam atau gatal pada kulit, hidung tersumbat, asma atau sesak napas. Reaksi alergi ini biasanya muncul beberapa menit setelah konsumsi, risikonya lebih tinggi pada orang yang memiliki riwayat alergi serbuk sari. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
