
Ilustrasi bulu babi yang terdapat pada batu karang. (Freepik)
JawaPos.com - Bulu babi adalah hewan laut dari kelas Echinoidea yang memiliki bentuk tubuh bulat dengan duri-duri tajam yang menutupi permukaannya. Hewan ini banyak ditemukan di perairan dangkal, terutama di daerah berkarang.
Di daerah lain, bulu babi sering disebut dengan landak laut karena memiliki duri yang berfungsi sebagai alat perlindungan diri, sangat mirip seperti landak. Meskipun terlihat berbahaya, bulu babi memiliki bagian tubuh yang bisa dikonsumsi yaitu bagian gonadnya.
Di Jepang, bagian gonad bulu babi bernilai tinggi di dunia kuliner. Biasanya bahan pangan ini sering dikenal dengan uni.
Bagian gonad bulu babi memiliki rasa gurih dan tekstur lembut seperti mentega, serta mengandung berbagai nutrisi penting. Namun, tidak semua jenis bulu babi aman dikonsumsi, sehingga perlu kehati-hatian dalam memilihnya.
Kandungan Nutrisi dalam Bulu Babi
Nilai nutrisi yang terkandung dalam hewan ini berbeda tergantung jenisnya, tetapi umumnya bulu babi mengandung protein yang cukup tinggi. Dikutip dari HelloSehat, dalam setiap 30 gram daging bulu babi terkandung sekitar 3,2 gram protein. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan telur.
Berkat kandungan itu, menjadikan bulu babi sebagai pilihan alternatif sumber protein selain daging dan ikan untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Sementara itu, tanpa disangka-sangka bulu babi bisa menjadi sumber vitamin C untuk tubuh.
Jika merasa jenuh dengan pilihan buah kaya vitamin C seperti jeruk atau mangga, mengonsumsi bulu babi dapat menjadi alternatif menarik sekaligus memberikan manfaat baik bagi kesehatan tubuh.
Selain itu, bulu babi memiliki beragam senyawa bioaktif, di antaranya polisakarida, salmachroman, scopoletin, plumericin, asam ursolat, serta sitosterol. Kandungan tersebut diketahui berperan sebagai antioksidan, antibakteri, antiradang, hingga antikanker.
Manfaat Mengonsumsi Bulu Babi dalam Jumlah Sesuai
Sebagian dari kita mungkin agak bingung apakah bulu babi bisa dimakan atau tidak. Namun, penduduk Jepang dan Amerika Serikat memilih bulu babi sebagai sumber protein dengan kualitas tinggi. Dikutip dari Alodokter, berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari bulu babi:
1. Memelihara Daya Tahan Tubuh
Salah satu cara untuk memperkuat sistem imun adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi dan kaya antioksidan, seperti bulu babi. Kandungan asam amino esensial, vitamin A, serta senyawa bioaktif di dalamnya berperan penting dalam mendukung pembentukan sel imun.
Asam amino dan antioksidan dalam bulu babi juga dapat melawan radikal bebas, serta membantu produksi sel darah putih untuk melawan kuman yang masuk ke tubuh.
2. Meningkatkan Stamina

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
