
lustrasi post grad depression. (freepik)
JawaPos.com – Menghadapi post grad depression atau depresi pascakelulusan bisa menjadi pengalaman yang membingungkan bagi banyak lulusan baru.
Setelah bertahun-tahun fokus pada kuliah dan penelitian, masa transisi menuju dunia kerja atau tahap kehidupan berikutnya tidak selalu berjalan mulus.
Banyak orang merasa kehilangan arah, tidak pasti dengan masa depan, atau bahkan kecewa karena realitas setelah lulus tidak sesuai dengan ekspektasi.
Riset terbaru menemukan bahwa gejala depresi cukup tinggi pada mahasiswa pascasarjana.
Sebuah systematic review dan meta-analysis mencatat prevalensi depresi sebesar 34%, dengan depresi ringan mencapai 27%, depresi sedang 13%, dan depresi berat 8%.
Lebih jauh lagi, mahasiswa pascasarjana dilaporkan lebih dari enam kali lipat lebih mungkin mengalami depresi dan kecemasan dibandingkan populasi umum.
Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa 39% di antaranya mengalami depresi tingkat sedang hingga berat.
Angka ini konsisten sejak 1980, menegaskan bahwa post grad depression adalah fenomena serius yang tidak bisa diabaikan.
Dengan data tersebut, kita dapat memahami bahwa depresi pascakelulusan bukan sekadar “fase bingung” setelah wisuda, melainkan kondisi psikologis nyata yang membutuhkan perhatian.
Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan banyak lulusan baru rentan mengalami post grad depression, dan bagaimana cara menghadapinya?
Simak penjelasan lebih lanjut tentang depresi pascakelulusan yang dilansir dari Healthline, Psychcentral, dan Southern New Hampshire University.
1. Transisi Hidup dan Kerentanan Psikologis Lulusan Baru
Post grad depression, atau yang kadang disebut graduation blues, adalah kondisi emosional yang kerap dialami banyak lulusan setelah melewati masa studi.
Rasa kehilangan arah, kekecewaan, bahkan kesedihan sering muncul ketika realitas setelah lulus tidak seindah bayangan.
Data dari Substance Abuse and Mental Health Services Administration (SAMHSA) menunjukkan bahwa kelompok usia 18–25 tahun mengalami episode depresi mayor lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022