Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 00.14 WIB

Benarkah Makanan Gosong Bisa Picu Kanker? Ini Fakta Ilmiahnya

Makanan gosong bisa picu kanker, benarkah? (Freepik/Freepic.diller) - Image

Makanan gosong bisa picu kanker, benarkah? (Freepik/Freepic.diller)

JawaPos.com - Siapa yang suka makan roti panggang atau sosis bakar? Atau, hobi makan steak setiap minggu? Ditambah lagi, kalau ada bagian yang gosong yang saat dimakan, rasanya justru dinilai lebih enak dan lebih gurih.

Tapi tahukah kamu, anggapan kalau makanan gosong bisa sebabkan kanker. Mitos atau fakta ya? Yuk kita cari tahu faktanya.

Makanan Gosong dan Risiko Kanker

Menurut GWS Medika, makanan gosong digolongkan sebagai karsinogen, yaitu zat yang berpotensi memicu kanker.

Saat makanan dimasak dengan suhu tinggi seperti digoreng, dipanggang, atau diasapi, maka akan terbentuk zat kimia bernama akrilamida.

Senyawa ini muncul dari reaksi alami antara asam amino asparagin dan beberapa karbohidrat, seperti pada roti, kentang, biskuit, keripik, kue, dan sereal.

Pada daging, proses memasak dengan panas tinggi bisa menghasilkan senyawa karsinogen lainnya, yaitu amina heterosiklik (HCA) dan polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH).

HCA terbentuk dari reaksi antarmolekul, seperti asam amino dan gula, saat daging dimasak dengan panas tinggi. Sedangkan PAH terbentuk dari sari lemak dan sari daging yang menetes ke api. PAH bahkan bisa ditemukan pada asap rokok dan knalpot kendaraan.

Seberapa Besar Risikonya?

Faktanya, akrilamida dan senyawa karsinogenik lain terbentuk selama proses pemasakan dan tidak ditemukan secara alami pada makanan, menurut GWS Medika.

Sebagai contoh, roti yang dipanggang hingga berwarna cokelat keemasan mengandung lebih sedikit akrilamida, dibandingkan roti yang dipanggang sampai cokelat tua atau gosong.

Terlalu lama memasak makanan bisa menciptakan zat karsinogenik yang berbahaya bagi tubuh. Namun, sampai sekarang penelitian soal hubungan langsung akrilamida dengan kanker pada manusia masih sangat terbatas.

Meski begitu, RS Pusat Pertamina menegaskan bahwa makanan yang dimasak dengan suhu tinggi memang menghasilkan senyawa berbahaya.

Beberapa penelitian juga menemukan hubungan konsumsi makanan gosong dengan peningkatan risiko kanker tertentu, meskipun perlu bukti lanjutan.

Tips Mengurangi Risiko dari Makanan Gosong

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore