Ilustrasi seseorang yang mengalami kesemutan (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kesemutan merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh hampir setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sensasi tidak nyaman ini bisa muncul tiba-tiba di berbagai bagian tubuh seperti tangan, kaki, atau bahkan wajah. Meskipun umumnya dianggap hal yang wajar dan tidak berbahaya, kesemutan justru bisa menjadi sinyal dari tubuh tentang adanya masalah kesehatan tertentu.
Kesemutan adalah kondisi di mana bagian tubuh tertentu mengalami sensasi aneh seperti geli, baal, atau seperti ditusuk-tusuk jarum halus. Kondisi ini terjadi ketika saraf mengalami gangguan dalam mengirim sinyal ke otak, yang biasanya disebabkan oleh tekanan, gangguan aliran darah, atau kerusakan pada sistem saraf itu sendiri. Berbeda dengan kram yang menimbulkan rasa nyeri dan kontraksi otot tidak terkendali, kesemutan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan hanya memberikan sensasi tidak nyaman.
Walaupun kesemutan umumnya bersifat sementara, ada pula yang berkepanjangan. Kondisi ini tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Seperti yang dijelaskan oleh Alodokter, ada beberapa penyebab terjadinya kesemutan.
Kesemutan Sementara
Kesemutan yang bersifat sementara biasanya terjadi karena adanya tekanan di bagian tubuh tertentu yang membuat aliran darah ke saraf menjadi terhambat. Hal ini bisa terjadi karena kebiasaan atau kondisi tertentu, seperti:
Kesemutan Berkepanjangan
Adapun kesemutan berkepanjangan memiliki karakteristik berbeda dan bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan lain. Kondisi ini memerlukan perhatian medis lebih lanjut karena dapat mengindikasi adanya gangguan pada sistem saraf atau penyakit sistemik lainnya. Beberapa gangguan kesehatan yang mungkin menjadi pemicu kesemutan berkepanjangan meliputi:
Kesemutan yang bersifat ringan dan sementara dapat diatasi dengan cara-cara sederhana tanpa memerlukan obat-obatan khusus. Biasanya kesemutan ini akan hilang ketika kita menggerak-gerakkan bagian tubuh yang mengalaminya. Kita juga dapat mengubah posisi tubuh agar bagian tubuh yang kesemutan mendapatkan aliran darah kembali, sehingga tekanan pada bagian tubuh tersebut menghilang bersamaan dengan sensasi baal dari kesemutan.
Namun, jika penyebab kesemutan tergolong serius, terutama yang terjadi di seluruh tubuh, maka penanganannya akan memerlukan bantuan tenaga medis. Hello Sehat memberikan penjelasan mengenai cara mengatasi kesemutan yang disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu. Kondisi ini tidak bisa diatasi hanya dengan mengubah posisi atau menggerakkan bagian tubuh yang kesemutan. Cara penanganannya akan berbeda tergantung pada penyebab yang mendasarinya.
Penanganan Berdasarkan Penyebab
1. Carpal Tunnel Syndrome
Kesemutan di bagian tangan akibat carpal tunnel syndrome memerlukan pengobatan yang komprehensif untuk mengurangi tekanan pada saraf median. Dokter biasanya akan merekomendasikan pasien untuk beristirahat dari aktivitas yang dapat memperburuk kondisi, terutama gerakan repetitif pada pergelangan tangan. Selain itu, pasien dapat mengonsumsi obat-obatan seperti anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan dan diuretik untuk mengurangi retensi cairan.
2. Neuropati Perifer dan Multiple Sclerosis
Kondisi ini memerlukan pengobatan dengan obat-obatan khusus yang dapat mengendalikan gejala neurologis. Obat seperti pregabalin dan gabapentin adalah obat yang paling sering diresepkan untuk mengatasi nyeri neuropatik dan sensasi kesemutan abnormal. Obat-obatan ini akan bekerja untuk menstabilkan aktivitas listrik saraf yang tidak normal dan mengurangi transmisi sinyal nyeri ke otak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022