
Wanita yang memakai pita di payudara, melambangkan breast cancer awareness. (dok. Freepik)
JawaPos.com - Usia merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kemungkinan seseorang terkena kanker payudara. Semakin bertambah usia, risiko terjadinya kanker payudara juga meningkat.
Kanker payudara terjadi ketika sel-sel di jaringan payudara tumbuh secara tidak terkendali hingga membentuk tumor. Jika tumor tersebut bersifat ganas, ia bisa menyebar ke jaringan sekitar bahkan ke bagian tubuh yang jauh. Meski begitu, deteksi dini dan penanganan cepat dapat sangat membantu mencegah perkembangan kanker yang lebih serius.
Risiko kanker payudara meningkat seiring pertambahan usia karena sel tubuh lebih rentan mengalami perubahan abnormal. Data menunjukkan bahwa kanker payudara paling sering terdiagnosis pada perempuan berusia di atas 50 tahun.
Berdasarkan laporan National Cancer Institute (NCI), sebagian besar kasus terjadi pada rentang usia 55-64 tahun. Dari data 2012–2016, usia median diagnosis kanker payudara pada perempuan adalah 62 tahun.
Risiko pada Berbagai Kelompok Usia
Dilansir melalui Medical News Today, meskipun risikonya lebih tinggi setelah usia 50 tahun, perempuan yang lebih muda juga tetap bisa mengalami kanker payudara. Kemungkinan seorang perempuan didiagnosis kanker payudara dalam 10 tahun ke depan adalah:
Jika dilihat dari total kasus pada 2012–2016, distribusi usia penderita adalah:
Baca Juga: 5 Fakta tentang Mpok Alpa yang Meninggal Akibat Kanker Payudara
Faktor Risiko Lain Selain Usia
1. Kepadatan Jaringan Payudara
Payudara dengan jaringan lebih padat (bukan lemak) cenderung memiliki risiko lebih tinggi.
2. Mutasi Genetik
Mutasi gen BRCA1 dan BRCA2 dapat meningkatkan risiko hingga 70% sebelum usia 80 tahun, serta menambah kemungkinan kanker ovarium.
3. Riwayat Keluarga
Risiko hampir dua kali lipat jika ada kerabat tingkat pertama (orang tua, saudara, anak) yang terkena kanker payudara, dan tiga kali lipat jika ada dua kerabat tingkat pertama yang mengalaminya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
