
Ilustrasi seorang yang sedang merasakan nyeri pada tenggorokannya akibat gondongan. (Freepik)
JawaPos.com - Gondongan merupakan penyakit menular yang ditandai dengan pembengkakan pada kelenjar parotis, yaitu kelenjar penghasil air liur yang berperan dalam sistem pencernaan awal.
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus jenis paramyxovirus yang menyerang kelenjar parotis di sekitar rahang bawah dan telinga. Saat terinfeksi, kelenjar mengalami peradangan sehingga menimbulkan pembengkakan khas yang dikenal sebagai gondongan.
Gejalanya meliputi rasa nyeri, demam, hingga kesulitan saat menelan atau mengunyah. Gondongan lebih sering dialami anak-anak, namun orang dewasa yang belum pernah divaksinasi juga tetap berisiko.
Meski kerap dianggap ringan, gondongan tidak boleh diremehkan karena dapat menimbulkan komplikasi serius. Virus bisa menyebar ke organ lain seperti otak, bahkan berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran permanen.
Baca Juga: Kenali Gejala dan Penyebab Gondongan yang Tidak Disadari Banyak Orang, Cegah Munculnya Penyakit Ini
Gejala jika Terkena Gondongan
Dikutip dari Alodokter, gejala gondongan biasanya baru muncul setelah 12-25 hari setelah terinfeksi. Gejala itu ditandai dengan pembengkakan pada kelenjar parotis yang berada di rahang bagian bawah.
Beberapa gejala lain yang menyertai pembengkakan yaitu demam, nyeri pada saat menelan, mulut kering, sakit kepala, kurang nafsu makan dan lemas. Tapi, gejala ini berbeda pada setiap orang, sebagian mungkin hanya akan mengalami gejala ringan saja.
Faktor Penyebab Terjadinya Gondongan
Gondongan dapat terjadi akibat penularan virus melalui percikan air liur saat seseorang batuk, bersin, atau berbicara (droplets). Risiko penularan akan meningkat jika kamu terkena langsung atau berada di tempat yang sama dengan penderita.
Selain itu, penggunaan barang yang sama dengan penderita juga bisa menjadi perantara. Virus bisa menempel pada permukaan benda yang digunakan bersama, sehingga akan berpindah dan berpotensi menularkan penyakit ke orang lain.
Dikutip dari Halodoc, vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) adalah perlindungan utama terhadap penyakit ini.
Orang yang belum mendapatkan vaksin ini akan lebih rentan tertular, karena belum mendapat perlindungan imunitas.
Cara Penanganan
Sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat mengatasi penyakit gondongan. Penderita akan sembuh jika sistem imun berhasil melawan virus. Tapi terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meringankan gejala, sekaligus membantu sistem imun untuk lebih kuat melawan virus.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
