Ilustrasi secangkir kopi hitam di pagi hari (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang, baik sebagai syarat untuk memulai pagi maupun pengiring aktivitas sehari-hari. Mulai dari remaja hingga orang dewasa, semua menikmati kopi dengan caranya masing-masing
Aroma wangi yang khas dan rasa pahitnya yang unik membuat minuman ini disukai. Selain itu, kandungan kafein di dalam kopi memberikan efek stimulasi sehingga tubuh lebih segar, fokus meningkat, dan rasa kantuk berkurang.
Agar kenikmatan kopi tidak berubah jadi mimpi buruk, kalian perlu memperhatikan jumlah kopi yang dikonsumsi. Dikutip dari Alodokter, batas maksimal konsumsi kopi adalah sekitar 400 mg kafein per hari.
Sebab, di balik kenikmatan secangkir kopi tersirat dampak negatif yang perlu diketahui jika dikonsumsi secara berlebihan.
Berikut adalah dampak negatif jika mengonsumsi kopi secara berlebihan, yang dikutip dari Halodoc.
1. Gangguan Kecemasan
Kopi mengandung kafein yang cukup tinggi. Kafein sendiri mempunyai manfaat untuk memberikan energi dan kewaspadaan, mengonsumsi dengan takaran sedang pada sebagian orang dapat menyebabkan pernapasan lebih cepat.
Takaran konsumsi yang terlalu banyak atau berlebihan, dapat menyebabkan kecemasan dan rasa gugup. Jika kalian pernah merasa cemas dan gelisah setelah meminum kopi, sebaiknya kurangi atau batasi jumlah konsumsinya.
2. Insomnia atau Sulit Tidur
Efek berikutnya dari kafein adalah menjaga tubuh kita terjaga, padahal rasa kantuk sendiri adalah hal yang normal karena menandakan tubuh merasa lelah.
Bagi orang yang mengonsumsi kopi berlebihan, mereka akan kesulitan untuk tidur dengan nyenyak dan berkualitas. Kondisi ini juga lebih rentan dirasakan oleh orang yang telah lanjut usia.
Terlebih lagi, untuk menghilangkan efek terjaga setelah minum kopi membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Dikutip dari HelloSehat, diperlukan waktu setidaknya 3-5 jam sampai efek tersebut menghilang.
3. Masalah pada Sistem Pencernaan
Kafein pada kopi juga sering dikaitkan dengan reaksinya dengan usus besar yang dapat meningkatkan gerakan peristaltik, (peristaltik) yaitu gerakan mendorong makanan melalui saluran pencernaan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
