
Ilustrasi pasien mengalami hipertensi (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Hipertensi, atau yang dikenal sebagai tekanan darah tinggi, menjadi masalah kesehatan serius yang kian mengintai, terutama bagi orang lanjut usia.
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi hipertensi pada penduduk usia di atas 18 tahun mencapai 8,6% berdasarkan diagnosis dokter. Sementara itu, 30,8% populasi memiliki tekanan darah rendah.
Tiga provinsi dengan tingkat prevalensi hipertensi tertinggi di Indonesia adalah Kalimantan Tengah (40,7%), Kalimantan Selatan (35,8%), dan Jawa Barat (34,4%).
Meskipun sebagian besar orang dengan hipertensi tidak menunjukkan gejala, dampak jangka panjangnya bisa sangat merusak. Lalu, apa saja dampak yang bisa terjadi dan langkah apa yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya?
Dampak Buruk Hipertensi pada Kesehatan
1. Kerusakan pada Jantung
Tekanan darah tinggi dapat merusak arteri yang memasok darah ke jantung, kondisi yang dikenal sebagai penyakit arteri koroner. Kerusakan ini menyebabkan aliran darah ke jantung berkurang, yang bisa menimbulkan nyeri dada (angina), detak jantung tidak teratur, dan bahkan serangan jantung.
2. Kerusakan pada Otak
Sebagai organ vital, otak sangat bergantung pada suplai darah yang sehat. Tekanan darah tinggi dapat mengganggu fungsi otak dan meningkatkan risiko stroke. Stroke terjadi saat otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup, atau akibat pendarahan di otak. Tekanan darah tinggi juga bisa memicu pembentukan gumpalan darah yang dapat menyumbat aliran darah, meningkatkan potensi risiko stroke.
3. Kerusakan pada Ginjal
Ginjal berfungsi menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Proses ini membutuhkan pembuluh darah yang sehat. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di ginjal. Kerusakan ini diperparah pada penderita diabetes dan hipertensi. Ketika fungsi ginjal terganggu, limbah tidak bisa disaring secara efektif, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal.
Langkah Pencegahan Hipertensi
Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal.
- Pola Makan Sehat
Pola makan berperan penting dalam mengendalikan tekanan darah. Konsumsi makanan kaya akan antioksidan, magnesium, dan serat seperti buah-buahan, sayuran, produk olahan susu, serta makanan tinggi protein seperti ikan dan dada ayam.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
