
Ilustrasi seseorang sedang menghitung kalori makanannya, namun tetap merasa kesulitan menurunkan berat badan./Freepik
JawaPos.com - Banyak orang menghitung kalori dengan cermat agar berat badan turun, namun seringkali hasilnya tidak sesuai harapan.
Ini bukan karena menghitung kalori tidak efektif, melainkan ada kebiasaan tertentu yang tanpa disadari justru menggagalkan usaha tersebut. Kebiasaan ini bisa menjadi penghalang utama dalam mencapai tujuan berat badan ideal.
Padahal, menghitung kalori merupakan pendekatan umum dalam upaya penurunan berat badan.
Melansir dari Geediting.com Selasa (15/7), beberapa perilaku sehari-hari justru dapat secara tidak sengaja menyabotase usaha keras Anda. Mengenali kebiasaan ini adalah langkah penting.
Berikut adalah tujuh kebiasaan yang bisa menghambat penurunan berat badan:
Makan Berlebihan Makanan "Nol Kalori"
Makanan ini seringkali mengandung pemanis buatan atau aditif yang secara paradoks meningkatkan rasa lapar. Kondisi ini dapat mendorong seseorang untuk makan lebih banyak. Zat tersebut juga berpotensi memengaruhi metabolisme tubuh.
Mengabaikan Pentingnya Tidur
Kurang tidur mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan. Ini menyebabkan peningkatan rasa lapar serta makan berlebihan. Bahkan saat kalori sudah dihitung, efek ini tetap terjadi.
Melebih-lebihkan Kalori yang Terbakar dari Olahraga
Orang sering melebih-lebihkan kalori yang terbakar selama berolahraga. Mereka kemudian mengonsumsi camilan pasca-latihan yang menghilangkan defisit kalori yang sudah tercipta. Ini menjadi penyebab utama stagnasi berat badan.
Melewatkan Waktu Makan
Melewatkan makan, terutama sarapan, dapat memperlambat metabolisme tubuh. Hal ini menempatkan tubuh pada mode "kelaparan" dan seringkali menyebabkan makan berlebihan nantinya. Usahakan untuk tetap makan teratur.
Hanya Fokus pada Angka Timbangan
Timbangan bukanlah satu-satunya indikator kemajuan dalam penurunan berat badan. Perubahan komposisi tubuh, seperti penambahan otot dan pengurangan lemak, mungkin tidak selalu menunjukkan penurunan angka signifikan. Pertimbangkan tanda-tanda lain dari kesehatan.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
