Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 18.28 WIB

Angka Detak Jantung Manusia dari Berbagai Usia yang Perlu Diketahui, Ideal Sehat Segini

Ilustrasi Seorang Dokter Sedang Mengecek Kondisi Detak Jantung. (Freepik) - Image

Ilustrasi Seorang Dokter Sedang Mengecek Kondisi Detak Jantung. (Freepik)

JawaPos.com - Manusia yang hidup dan masih bernafas, sudah pasti jantungnya akan bekerja, berdetak sebagaimana mestinya. Jantung berdetak berarti pertanda bahwa organ vital bagi manusia dan mahluk hidup lainnya itu masih memompa darah dengan sempurna ke tubuh manusia.

Fakta mengenai jantung yang tak banyak diketahui adalah, setiap satu menit jantung memompa sekitar 5 liter darah. Waktu yang dibutuhkan darah untuk mengalir melalui seluruh sistem pembuluh darah di tubuh hanya sekitar 20 detik. 

Dalam sehari, jantung dapat memompa sekitar 2.000 galon darah, dan sejauh 60.000 mil ke pembuluh darah. Menurut American Heart Association, pada orang dewasa, jantung berdetak sekitar 100.000 kali setiap harinya, dan 3.600.000 kali selama setahun. 

Jumlah itu tentu tidak sama pada setiap orang. Pada orang yang detak jantungnya lebih pendek sebanyak 60 denyut per menit (BPM), jantung mereka berdetak sekitar 86.000 kali dalam sehari.

Ukuran detak jantung ideal manusia juga berbeda-beda. Tergantung usianya. Sebagai acuan yang perlu diketahui, berikut ini detak jantung yang ideal dari bayi baru lahir, anak-anak, remaja hingga dewasa dan lansia: 

- Bayi yang baru lahir: 100-160 BPM
- Bayi usia 0-5 bulan: 90-150 BPM
- Bayi usia 6-12 bulan: 80-140 BPM
- Balita usia 1-3 tahun: 80-130 BPM
- Balita usia 3-4 tahun: 80-120 BPM
- Anak usia 6-10 tahun: 70-110 BPM
- Anak usia 11-14 tahun: 60-105 BPM
- Remaja usia di atas 15 tahun: 60-100 BPM
- Dewasa usia 20-35 tahun: 95-170 BPM
- Dewasa usia 35-50 tahun: 85-155 BPM
- Lansia usia ≥60 tahun: 80-130 BPM

Nah, ternyata detak jantung setiap orang berbeda-beda tergantung tingkatan usianya? Demikian pula dengan aktivitas yang dijalankan, apakah sedang tidur, santai atau beraktivitas berat lain seperti olah raga.

Namun, apa jadinya jika detak jantung tiba-tiba berdebar tanpa sebab yang jelas, terutama saat tubuh dalam keadaan istirahat? Hal itu dapat menjadi sinyal awal adanya gangguan irama jantung atau aritmia

Meskipun sering dianggap sepele, gangguan tersebut bisa mengancam nyawa, terutama di usia muda yang tampaknya sehat. Kondisi ini berpotensi serius dan memerlukan penanganan medis yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Gangguan jantung ini tidak hanya dialami kalangan lanjut usia, tetapi juga berpotensi terjadi pada orang yang masih muda. Salah satu aritmia yang kerap muncul adalah Supraventricular Tachycardia (SVT). 

Pada kondisi ini, jantung berdetak sangat cepat sering muncul tiba-tiba dan hilang sendiri, membuat ini susah untuk terdeteksi. Jika ini dibiarkan dalam waktu lama, komplikasinya dapat mengakibatkan gagal jantung, stroke, hingga kematian. Obat-obatan tidak bisa menuntaskan masalahnya, yang efektif mengatasi SVT adalah prosedur ablasi.

dr. Dony Yugo Hermanto, Sp.JP (K), FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis aritmia dari RS Siloam TB Simatupang menjelaskan, aritmia merupakan gangguan pada irama pada jantung. 

"Secara umum, aritmia terbagi menjadi tiga jenis, yaitu: irama jantung yang lebih cepat dari normal (tachycardia), lebih lambat dari normal (bradycardia), dan irama yang tidak beraturan (flutter),” ujar dr. Dony di Jakarta, Senin (26/5).

Lebih jauh, dr. Dony menjelaskan bahwa cara mengukur detak jantung per menit dapat dilakukan dengan meletakkan jari telunjuk dan jari tengah pada nadi di bagian dalam pergelangan tangan. Hitung denyut selama 15 detik, lalu kalikan hasilnya dengan 4 untuk memperoleh jumlah denyut jantung dalam satu menit.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore