Ilustrasi sel manusia (Dok. Unsplash)
JawaPos.com – Tim peneliti dari MIT, Harvard University, dan Broad Institute mengembangkan metode komputasi, kecerdasan buatan (AI) bernama PUPS untuk memprediksi lokasi protein dalam sel manusia.
Kesalahan lokasi protein dalam sel dapat memicu penyakit serius seperti Alzheimer, fibrosis kistik, hingga kanker.
Namun, dengan sekitar 70.000 jenis protein dan variannya dalam satu sel manusia, para ilmuwan hanya mampu menguji sebagian kecil dalam satu eksperimen. Hal ini menjadikan proses identifikasi secara manual sangat mahal dan memakan waktu.
Dikutip dari laman MITNews pada Jumat (16/5), dengan menggunakan teknologi AI, metode ini dapat memetakan posisi protein bahkan jika protein dan jenis selnya belum pernah diuji sebelumnya.
"Eksperimen lokalisasi protein bisa dilakukan di komputer tanpa menyentuh meja laboratorium, menghemat waktu berbulan-bulan. Meskipun tetap perlu verifikasi, teknik ini bisa menjadi tahap awal penyaringan," kata Yitong Tseo, mahasiswa program Computational and Systems Biology di MIT dan penulis utama.
Cara Kerja PUPS: Gabungan Dua Model AI
PUPS terdiri dari dua model inti. Pertama, model bahasa protein yang menganalisis urutan asam amino dan struktur 3D protein.
Kedua, model visi komputer inpainting yang membaca tiga citra pewarnaan sel, yakni nukleus, mikrotubulus, dan retikulum endoplasma.
Dengan memasukkan urutan protein dan gambar pewarnaan sel, PUPS menghasilkan prediksi visual berupa citra sel dengan bagian yang disorot sebagai lokasi protein.
"Setiap sel dalam satu garis sel bisa memiliki karakteristik berbeda, dan model kami bisa memahami perbedaan itu," jelas Yitong Tseo, mahasiswa program Computational and Systems Biology di MIT.
Akurasi Tinggi Meski Tanpa Data Latihan Langsung
PUPS dilatih menggunakan kombinasi data protein dan sel secara bersamaan.
Peneliti juga menambahkan tugas sekunder pada pelatihan, yaitu menyebutkan nama kompartemen sel tempat protein berada.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
