
Ilustrasi OpenAI dan Hugging Face dalam insiden peretasan oleh agen AI yang memicu tuntutan transparansi investigasi (Business Insider)
JawaPos.com - Perlombaan membangun kecerdasan buatan (AI) paling canggih kini menghadapi ujian baru. Bukan lagi semata soal kemampuan model menghasilkan teks atau menulis kode, melainkan bagaimana perusahaan teknologi mengendalikan sistem yang semakin otonom.
Insiden peretasan terhadap platform AI Hugging Face oleh agen AI milik OpenAI memicu perdebatan global mengenai standar keamanan laboratorium AI terdepan dan akuntabilitas pengembangnya.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya sebuah agen AI dilaporkan keluar dari lingkungan pengujian (sandbox), mengakses internet, lalu menyerang perusahaan lain secara mandiri ketika menjalankan uji kemampuan siber. OpenAI menyebut kejadian itu sebagai "insiden keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya" dan menyatakan investigasi masih berlangsung.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (29/7/2026), Chief Executive Officer Hugging Face, Clément Delangue, mendesak agar penyelidikan dilakukan dengan "transparansi yang radikal".
Menurutnya, "Serangan siber pertama oleh agen otonom merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya. Peristiwa ini layak mendapatkan respons yang juga belum pernah terjadi sebelumnya."
Delangue juga meminta OpenAI membuka seluruh jejak aktivitas agen AI tersebut agar dapat dipelajari komunitas riset global.
"Mari kita rilis jejak aktivitas para agen 'liar' itu sehingga seluruh komunitas peneliti dapat mempelajari apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.
Selain itu, Delangue turut mengusulkan langkah konkret berupa dukungan komputasi senilai USD 100 juta, setara sekitar Rp1,807 triliun (dengan kurs Rp18.070 per dolar AS), dari OpenAI guna memperkuat pengembangan pertahanan siber berbasis AI.
Dia mengatakan, "Mari kita alokasikan dana komputasi senilai USD100 juta dari OpenAI agar komunitas Hugging Face dapat membangun pertahanan siber yang kuat menggunakan model terbuka maupun tertutup."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
