Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Mei 2025 | 18.53 WIB

7 Mitos TB yang Salah Kaprah, Benarkah Tuberkulosis Masih Jadi Pembunuh Mematikan di Dunia?

Ilustrasi penyakit TB. (Freepik) - Image

Ilustrasi penyakit TB. (Freepik)

JawaPos.com – Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Meski pengobatan TB terus berkembang, berbagai mitos yang beredar justru menjadi hambatan dalam upaya pencegahan dan penyembuhan.

Dikutip dari lamam Onlymyhealth, berikut tujuh mitos umum tentang TB yang dibantah oleh fakta medis.

1. Tuberkulosis Sudah Tidak Ada Lagi Sekarang

Sebagian orang menganggap TB adalah penyakit zaman dulu yang sudah tidak relevan. Padahal, meski sudah ada banyak kemajuan medis, TB tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit menular di dunia.

WHO mencatat, jutaan orang masih tertular TB setiap tahunnya, terutama di negara dengan akses kesehatan terbatas.

2. TB Disebabkan oleh Kebersihan Diri yang Buruk

Mitos ini cukup umum, namun tidak benar. TB bukan penyakit akibat tidak mandi atau lingkungan kotor.

Penularannya terjadi ketika seseorang menghirup droplet dari batuk atau bersin penderita TB aktif. Siapa pun, tanpa memandang kebersihan pribadi, bisa tertular.

3. TB Hanya Menyerang Paru-Paru

Meskipun paru-paru adalah organ yang paling sering terinfeksi, TB juga bisa menyebar ke tulang, ginjal, otak, hingga kelenjar getah bening.

Jenis ini dikenal sebagai TB ekstraparu dan memerlukan pengobatan khusus.

4. TB Tidak Bisa Disembuhkan

TB bisa sembuh total jika pasien mengikuti pengobatan secara rutin selama minimal enam bulan.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore