
foto: Ilustrasi buah dan sayur (Kamran Aydinov/freepik.com)
JawaPos.com - Menjaga pola makan yang seimbang adalah kunci utama dalam hidup sehat. Namun, banyak yang abai terhadap peran penting sayur dan serat. Banyak orang lebih fokus pada asupan protein dan karbohidrat, tetapi melupakan serat yang berperan besar dalam sistem pencernaan.
Dokter Tirta dalam laman YouTube Tirta PengPengPeng membagi pengalaman pribadinya menjadi pelajaran berharga tentang betapa krusialnya konsumsi sayur dan serat setiap hari.
Tirta menceritakan, selama dua bulan lebih banyak mengonsumsi protein dan mengabaikan sayur. Dia lebih banyak memakan daging merah dan daging putih. Jika pun ada sayur, dr Tirta hanya mengonsumsi timur. Pilihannya itu ternyata berujung pada masalah pencernaan serius.
Akibatnya, dia mengalami sembelit parah hingga buang air besar berdarah. Kejadian itu akhirnya menyadarkannya bahwa serat itu penting dalam pola makan sehari-hari.
Masalah pencernaan yang dialami Dr. Tirta adalah bukti nyata bahwa tubuh sangat membutuhkan serat untuk menjaga kesehatan usus. Kurangnya serat dapat menyebabkan tinja menjadi keras, sulit dikeluarkan, dan bisa mengakibatkan luka di rektum atau bahkan ambeien. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun protein penting untuk membangun otot, mengabaikan serat bisa berdampak buruk pada kesehatan secara keseluruhan.
1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Serat berfungsi sebagai pembersih alami bagi sistem pencernaan. Ia membantu melunakkan tinja, memperlancar buang air besar, dan mencegah sembelit. Jika seseorang kekurangan serat, buang air besar bisa menjadi menyakitkan dan berisiko menyebabkan luka pada anus atau bahkan wasir.
2. Mencegah Kanker Usus Besar
Salah satu manfaat terbesar serat adalah membantu mencegah kanker usus besar. Serat berperan dalam membersihkan sisa makanan yang menempel di dinding usus, sehingga mengurangi risiko pembentukan sel kanker. Dengan pola makan tinggi serat, risiko terkena kanker usus bisa berkurang secara signifikan.
3. Mengontrol Kadar Gula Darah
Serat juga memiliki peran penting dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil. Makanan tinggi serat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang bisa berujung pada resistensi insulin dan diabetes tipe 2.
4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Selain bermanfaat bagi sistem pencernaan, serat juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Ini membantu mencegah penumpukan plak di pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.
5. Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan
Makanan kaya serat membuat perut terasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan. Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin menjaga berat badan atau sedang menjalani program diet.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
