Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Desember 2024 | 22.09 WIB

Waspada 9 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D, Mulai dari Kelelahan Hingga Melemahnya Otot dan Tulang

Tanda tubuh kekurangan vitamin D. (freepik) - Image

Tanda tubuh kekurangan vitamin D. (freepik)

JawaPos.com - Vitamin D merupakan nutrisi baik yang mendukung penyerapan fosfor dan kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh.

Karena fungsinya yang begitu penting, kekurangan kadar vitamin D dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, khususnya pada gigi, rambut, dan tulang.

Dilansir dari laman Health pada (2/12), berikut ini tanda-tanda tubuh yang kekurang vitamin D.

  1. Rambut rontok

Vitamin D berperan penting dalam mengatur siklus rambut, termasuk regenerasi rambut baru. Ada kemungkinan bahwa kekurangan vitamin D dapat memperlambat pertumbuhan rambut.

Alopecia adalah gangguan autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut. Orang dengan alopecia memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah.

  1. Kelelahan

Rendahnya vitamin D dapat berhubungan dengan kelelahan. Namun, tidak jelas mengapa kadar vitamin D yang rendah dapat menyebabkan kelelahan.

Beberapa peneliti masih mengindikasikan bahwa suplemen vitamin D mungkin bermanfaat untuk mengurangi kelelahan.

  1. Nyeri dan otot lemah

Kadar vitamin D yang rendah dapat meningkatkan kemungkinan mengalami gejala seperti kehilangan tonus otot, kehilangan otot, kelemahan, dan nyeri.

Kehilangan massa dan kekuatan otot juga dapat membuat seseorang lebih mudah jatuh.

  1. Patah tulang dan osteoporosis

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan menumbuhkan tulang yang tetap padat dan kuat sepanjang hidup.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan osteomalacia pada orang dewasa, suatu kondisi yang menyebabkan pelunakan tulang.

Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang yang juga menyebabkan osteoporosis dan patah tulang.

  1. Depresi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kekurangan vitamin D mungkin berisiko lebih tinggi mengalami depresi.

  1. Kenaikan berat badan

Vitamin D yang rendah dikaitkan dengan penambahan berat badan. Orang obesitas, 35% lebih mungkin mengalami kekurangan vitamin D daripada orang yang tidak obesitas.

Sel-sel lemak yang berlebihan pada orang obesitas bisa menahan vitamin sehingga tidak dilepaskan ke dalam darah secara efisien.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore